TribunPekanbaru/

Percepatan Perda Perpustakaan Untuk Mendongkrak Angka Minat Baca di Pekanbaru

Mewujudkan masyarakat cerdas berperadaban (Smart City), Pemko Pekanbaru menggesa pembentukan Perda Perpustakaan.

Percepatan Perda Perpustakaan Untuk Mendongkrak Angka Minat Baca di Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/ Syahrul Ramadhan
Suasana FGD dalam membahas Ranperda Perpustakaan bersama stake holder dan pejabat terkait. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Syahrul Ramadhan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Demi mewujudkan masyarakat cerdas berperadaban (Smart City), Pemko Pekanbaru menggesa pembentukan Perda Perpustakaan.

Beberapa kegiatan mendukung percepatan perda tersebut dilakukan. Satu diantaranya, adalah dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD) Naskah Akademik Ranperda Tentang Perpustakaan di ruang rapat Sekdako Pekanbaru lantai 2 pada Selasa (5/12/2017).

Stake holder bidang perpustakaan mulai dari ikatan penerbit, pustakawan, Komunitas Kongkow Nulis, Gerakan Riau Membaca, Forum Lingkar Pena, Blogger Bertuah Pekanbaru dan sejumlah kelompok lainnya turut hadir bersama pejabat terkait.

Disampaikan oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru Ir Nelfiyonna, perda dibentuk sebagai upaya Pemko Pekanbaru meningkatkan minat baca masyarakat.

"Masyarakat Pekanbaru masih berada dalam status sangat rendah. Dengan adanya perda ini kita berharap, dapat mendorong angka minat baca lebih baik lagi," ujarnya.

Berdasarkan penelitian yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada 2016 lalu, Pekanbaru berada pada status 'Sangat Rendah' dari sejumlah kota lain di Indonesia.

"Bayangkan saja, Pekanbaru berada pada kategori 'Sangat Rendah' dari hasil penelitian minat baca masyarakat oleh Perpusnas RI pada 2016 dengan skor 24,9 poin," terangnya.

"Ini tugas bersama kita untuk memperbaiki hal tersebut," pungkasnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help