Advertorial

Warga Bersyukur Lewati Jalan Mulus

Pengerjaan ruas jalan Sungai Gergaji - Pasar Kembang bernama paket proyek Pembangunan Peningkatan Sarana Jalan Selensen-Sungai Ara.

Warga Bersyukur Lewati Jalan Mulus
istimewa
┬áJalan Pasar Kembang Kecamatan Keritang saat ini sudah diaspal dan tampak mulus. 

Pengerjaan ruas jalan Sungai Gergaji - Pasar Kembang bernama paket proyek Pembangunan Peningkatan Sarana Jalan Selensen-Sungai Ara.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Citra Andika dengan konsultas pengawas PT Widya Graha Asana bernomor kontrak 620/SPH-PUPR/TING-SKBSA/146/2017 dengan nilai anggaran Rp 31,3 miliar, tepatnya Rp31. 348. 698. 648,70) dari Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Provinsi Riau.

Pihak pelaksana kegiatan, Sastra Ginting, menjelaskan, bahwa dengan anggaran yang ada pekerjaan peningkatan jalan akan dilakukan dengan pengaspalan hot mix sepanjang 6,3 kilometer. Ini dimulai dari ujung rigid yang berada di Sungai Gergaji sampai Desa Kuala Keritang.

“Mulai dari ujung rigid yang ada di Sungai Gergaji, sampai tikungan di Desa Kuala Keritang. Saat ini pengerjaan sudah 80 persen. Pengerjaan base sudah selesai kita laksanakan, tinggal pengaspalan yang rencananya dua lapis hot mix. Insya Allah selesailah sampai batas akhir kontrak pada 20 Desember nanti, karena seluruh material sudah standby di lokasi," jelas Sastra belum lama ini.

Sementara itu, di ruas lainnya yakni ruas jalan Kotabaru-Pulau Kijang juga terus digesa pelaksanaannya oleh Pemkab Inhil.

Demi lancarnya transportasi di jalur utama masyarakat dua kecamatan itu, setelah gagal oleh rekanan pada dua kali penganggaran, 2015 dan 2016 lalu, komitmen Pemkab Inhil terhadap jalan tersebut kembali diperlihatkan dengan kembali menganggarkan dana dari APBD Inhil bernilai Rp12 miliar lebih, yang kini tengah dikerjakan oleh PT Riau Sempadan.

Saat ini, beberapa titik yang sangat parah hingga untuk dilalui sepeda motor pun sangat susah, sudah pula dalam kondisi baik.

Terpantau kini tinggal 12 titik saja yang masih dalam keadaan hancur namun bisa dilalui berkat timbunan pohon kelapa dan pinang yang diupayakan masyarakat dan pihak kecamatan. (adv)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help