TribunPekanbaru/

DPRD Kota Akan Panggil Instasi Terkait Soal Pungli Pedagang Pasar Pagi Arengka

Selama memang ada rekomendasi dinas terkait untuk melakukan pungutan maka polisi juga tidak bisa menahan yang bersangkutan.

DPRD Kota Akan Panggil Instasi Terkait Soal Pungli Pedagang Pasar Pagi Arengka
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- DPRD Kota Pekanbaru melalui komisi II berencana akan memanggil Dinas Pasar Kota Pekanbaru terkait pungutan yang dilakukan pada pedagang Pasar Pasar Pagi Arengka Pekanbaru.

Dewan akan melakukan konfrontir terkait dengan dugaan pungutan mendapat rekomendasi dari dinas tesebut.

"Kita akan melakukan hearing dengan dinas pasar guna memastikan apakah benar yang melakukan pungutanendapat restu. Kemudian apakah benar pungutan uang dari pedagang dimasukkan sebagai pendapatan daerah," ungkap anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Dapot Sinaga, Selasa (5/12/2017).

Menurut Ketua Fraksi PDI P DPRD Kota Pekanbaru tersebut, pihak yang melakukan pungutan pada pedagang juga akan dipanggil.

Dengan demikian akan jelas duduk persoalannya.

"Apakah pungutan memang masuk ke kas daerah atau tidak. Semua pihak yang terkait harus membukannya," terangnya.

Menyoal adanya tiga orang warga sipil yang diduga melakukan pungutan yang diamankan polisi namun kemudian dipulangkan, Dapot mengatakan bahwa pihak kepolisian juga tidak mudah melakukan penahanan.

Artinya selama memang ada rekomendasi dinas terkait untuk melakukan pungutan maka polisi juga tidak bisa menahan yang bersangkutan.

"Karena warga yang melakukan pungutan mengantongin izin dari salah satu dinas. Makanya polisi juga melakukan pemeriksaan sebatas mendapatkan keterangan. Dalam kasus tersebut kita tidak bisa menyalahkan polisi," ujar Dapot.

Halaman
123
Tags
pungli
Penulis: Budi Rahmat
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help