TribunPekanbaru/

DPRD Minta Satgas Sampah Bekerja Maksimal, Jangan Main-main

Keberadaan Satgas tersebut harus menunjukkan perubahan signifikan, terhadap keluhan masyarakat.

DPRD Minta Satgas Sampah Bekerja Maksimal, Jangan Main-main
TribunPekanbaru/Syafruddin
Warga bersama Camat Tenayan Raya Abdurahman membersihkan sampah di Jalan Pesantren, Kelurahan Pematang Kapau, Tenayan Raya Pekanbaru, Kamis (5/10/2017). 

Laporan Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.com-PEKANBARU- Satgas Sampah yang dibentuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, diminta untuk tidak main-main dalam mengawasi tumpukan sampah. Sebab, keberadaan Satgas tersebut harus menunjukkan perubahan signifikan, terhadap keluhan masyarakat. Apalagi mereka dibiayai APBD.

"Kalau DLHK mengklaim sekarang sudah ada perubahan, tentunya kita dukung. Tapi jangan hanya di lokasi tertentu saja, tapi semua tumpukan sampah yang dikeluhkan warga," kata Anggota DPRD Pekanbaru Heri Pribasuki, Rabu (6/12/2017) kepada Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskannya, pihak DPRD tidak terlalu mempersoalkan adanya usulan DLHK untuk menambah personil Satgas tahun 2018. Yang penting, anggaran untuk penambahan tersebut mencukupi, serta harus dipastikan tidak ada lagi tumpukan sampah, yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

"Selama anggaran ada, tidak jadi masalah, yang pasti jangan jadikan ini seremonial," pintanya. Sebelumnya, Kepala DLHK Pekanbaru Zulfikri menghimbau masyarakat, agar membuang sampah sesuai jadwal yang ditetapkan Perda, yakni mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk sanksi Perda No 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, sejauh ini masih sebatas edukasi. Namun dalam waktu dekat akan diterapkan sanksinya, yaitu bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, akan kenakan denda sebesar Rp 2,5 juta sampai Rp 50 juta. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help