TribunPekanbaru/

Hasil Pertemuan Menyepakati Musorkotlub Dibatalkan

Sesuai Ad/Art seharusnya Musorkotlub dilaksanakan minimal 14 hari setelah undangan disebarkan.

Hasil Pertemuan Menyepakati Musorkotlub Dibatalkan
Net
KONI 

 
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Forum Penyelamat KONI dan Atlet (FPKA) Pekanbaru, Rabu (6/12) temui Ketua Umun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau Emrizal Pakis.

Kedatangan FPKA Pekanbaru bersama dengan 20 Ketua Umum Cabang olahraga (cabor) tersebut ke KONI Riau langsung diterima oleh Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis dan Carateker KONI Pekanbaru Sudarman Umar.

Dalam pertemuan itu Ketua FPKA Pekanbaru Doan Nababan bersama dengan beberapa orang perwakilan cabor minta Musorkotlub KONI Pekanbaru dihentikan, cabut SK Carateker atas nama Sudarman Umar dan bentuk panitia pelaksana Musorkotlub.

Sebab Musorkotlub yang akan dilaksanakan sudah melanggar Ad/Art KONI seperti undangan disebarkan tanggal 5 Desember dan Musorkotlub dilaksanakan 6 Desember. Sesuai Ad/Art seharusnya Musorkotlub dilaksanakan minimal 14 hari setelah undangan disebarkan. "Kemudian tidak semua cabor yang menjadi anggota tetap KONI Pekanbaru menerima undangan," ujar Doan.

Selain itu tegas Doan, Catateker tidak pernah menyampaikan secara terbuka siapa SC dan OC Musorkotlub. "Lalu pelaksanaan Musorkotlub terkesan disembunyikan dan tidak pernah dipublikasikan ke media," ucap Doan.

Ada apa dibalik ini kata Doan dan Ketua Tim Pemenangan Yusliadi Tanjung Bastian, Carateker terkesan berpihak kepada salah satu calon dan tidak netral. "Atas dasar inilah kami minta Musorkotlub dibatalkan," ungkap mereka.

Terkait hal itu Carateker Sudarman Umar mengaku pelaksanaan Musorkotlub, Rabu (6/12) itu sudah kesepakatan bersama dan undangan juga sudah disebarkan sejak Selasa (5/12).

Sementara itu Ketua Umun KONI Riau Emrizal Pakis menyatakan, untuk pelaksanaan Musorkotlub sudah diserahkan sepenuhnya ke Carateker. "Saya minta Carateker melaksanakan Musorkotlub sesuai dengan Ad/Art KONI dan jangan melenceng lagi," kata Emrizal.

Jawaban itu tetap membuat FPKA merasa tidak puas dan terus mendesak agar Musorkotlub dibatalkan. Hingga akhirnya Emrizal Pakis, Sudarman Umar dan Yusliadi Tanjung melakukan pertemuan.

Akhirnya kata Yusliadi Tanjung, dalam petemuan dirinya bersama dengan Emrizal Pakis dan Sudarman Umar disepakati Musorkotlub KONI Pekanbaru, Rabu (6/12) dibatalkan dan Ketua Umun KONI Riau Emrizal minta Sudarman Umar hadir di Aula Paskhas 462 Pekanbaru untuk membatalkan Musorkotlub.

Kemudian Emrizal juga minta Sudarman melakukan pertemuan dengan Walikota Pekanbaru Firdaus MT. "Jadi Musorkotlub hari ini (rabu,red) dibatalkan dan jaminannya langsung Emrizal Pakis," ujar Yusliadi Tanjung sembari minta FPKA Pekanbaru membubarkan diri dan kembali ke aktifitas rutinnya masing-masing. (rsy)

Tags
KONI Riau
Penulis: Rino Syahril
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help