TribunPekanbaru/

Diperiksa Perdana, Dokter SA Penganiaya Pembantunya Ditahan Polres Kampar

Di sejumlah bagian tubuh Ika terdapat luka memar. Terutama di wajahnya yang lebam-lebam.

Diperiksa Perdana, Dokter SA Penganiaya Pembantunya Ditahan Polres Kampar
Tribun Pekanbaru/Fernando Sihombing
Ika diduga korban kekerasan oleh majikan terhadap pembantu. Ia bekerja di klinik praktik seorang Dokter Gigi berinisial SA. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Dokter Gigi SA mendekam di balik jeruji ruang tahanan Kepolisian Resor Kampar mulai Rabu (6/12/2017). Ia ditahan dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap pembantunya.

Menurut informasi, SA ditahan Rabu siang. Hal ini dibenarkan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar, AKP. Fajri saat dikonfirmasi, Rabu sore. Ia menyatakan pihaknya sudah cukup bukti untuk melakukan penahanan.

"Kita anggap sudah cukup bukti. Kita tahan," kata Fajri. Menurut dia, SA ditahan pada panggilan pemeriksaan yang pertama. SA dipanggil sudah sebagai tersangka.

Fajri mengatakan, penyidik masih melakukan pengembangan jika terdapat kemungkinan ada tersangka lain. Sementara ini, hanya SA sebagai pelaku penganiayaan tersebut.

"Tersangka memukul dengan tangan beberapa kali," ungkap Fajri. Ditambahkan, hasil visum juga menunjukkan sejumlah bekas kekerasan yang dialami korban.

Fajri tidak merinci bagaimana kekerasan yang dilakukan SA terhadap pembantunya. Ia menyebutkan, SA disangkakan Pasal 44 Ayat 1 Undang-undang NOmor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Kasus ini dilaporkan oleh ayah Ika Indah Sriwahyuni, pembantu SA ke Polres Kampar, Jumat (1/12) lalu. Ika beberapa kali mendapat kekerasan fisik selama kurang lebih bekerja untuk SA.

Di sejumlah bagian tubuh Ika terdapat luka memar. Terutama di wajahnya yang lebam-lebam. Ia dijemput dari klinik milik SA di Jalan Agussalim, Bangkinang Kota, oleh P2TP2A Kampar dan Polres Kampar. Kemudian dibawa ke RSUD Bangkinang. (*)

Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help