TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Direksi BUMD Belum Ditunjuk, Pelindo Sudah Berlakukan Tarif Pass Masuk

Ketika ditanya berapa persentase bagi hasil yang akan dilakukan antara Pelindo dengan Pemkab Meranti, Helmi mengaku belum bisa mengungkapkan.

Direksi BUMD Belum Ditunjuk, Pelindo Sudah Berlakukan Tarif Pass Masuk
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Cabang Pelindo I Selatpanjang tampaknya tidak ingin menunggu lebih lama lagi untuk memberlakukan tarif pass masuk di Pelabuhan Tanjung Harapan.

"Iya tarif baru pass masuk penumpang domestik dan international sudah diberlakukan pada 1 Desember kemarin," ujar Manager Kawasan Cabang Pelindo I Selatpanjang, Helmi Firdaus, Kamis (7/12/2017).

Padahal, dalam pembahasan bersama  Pemkab Kepulauan Meranti, DPRD dan sejumlah tokoh masyarakat pada 26 Oktober lalu, sebagian keuntungan kenaikan tarif pass masuk akan diserahkan ke daerah melalui pengelolaan BUMD Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kan tidak masalah, nanti kalau Pemkab Meranti telah mengaktifkan BUMD, bagi hasilnya diserahkan ke BUMD. Kita hanya menunggu kesiapan Pemkab Meranti saja untuk mengaktifkan BUMD itu," ujar Helmi.

Ketika ditanya berapa persentase bagi hasil yang akan dilakukan antara Pelindo dengan Pemkab Meranti, Helmi mengaku belum bisa mengungkapkan.

Baca: Setelah Pembangunan Jembatan Enok, Kejari Tembilahan Kembali Tahan Pelaku Tipikor

Baca: BNN Razia Tempat Hiburan Malam di Dumai, Pengunjung Langsung Tes Urine

"Nanti ada pembahasan selanjutnya antara Pelindo, Pemkab Meranti, DPRD dan direksi BUMD. Jadi saya tidak bisa ngomong sekarang, karena besaran bagi hasil atas tarif pass masuk akan diputuskan dalam rapat bersama," ujar Helmi.

Helmi menjelaskan, bagi hasil atas tarif pass masuk tersebut merupakan pendorong Pelindo dan pihak Pemkab Meranti dalam meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Harapan dan bermanfaat bagi daerah.

"Kalau sudah tarif baru berlaku kan kami wajib meningkatkan pelayanan. Jika tidak kami bisa dikomplain masyarakat," ujar Helmi.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help