TribunPekanbaru/

Ini Dakwaan Jaksa Terhadap Oknum Anggota Satpol PP Pelalawan yang Terlibat Narkoba

Oknum anggota Satpol PP itu terancam dihukum penjara paling singkat selama lima tahun dan maksimal 20 tahun.

Ini Dakwaan Jaksa Terhadap Oknum Anggota Satpol PP Pelalawan yang Terlibat Narkoba
TribunPekanbaru/Johanes
Oknum anggota Satpol PP Yulhendri alias Goeng menjalani sidang perdana atas kasus narkoba jenis sabu-sabu di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Rabu (6/12). 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pelalawan, Yulhendri alias Geong yang terlibat kasus narkoba menjalani sidang perdana pada Rabu (6/12) sore lalu. Terdakwa Yulhendri ditangkap polisi beberapa waktu lalu.

Sidang yang dipimpin majelis hakim yang diketuai I Gede Dewa Budhi Asmaraputra SH MH didampingi Nurrahmi SH dan Eswin Sugandhi Oetara SH sebagai hakim anggota. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Himawan Syahputra.

Dalam dakwaannya, JPU Himawan Saputra mendakwa terdakwa Yulhendri dengan pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pada pasal itu terdakwa dituduh menjual atau memperdagangkan nakoba jenis sabu-sabu yang disita dari tangannya oleh polisi.

"Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I," ungkap Jaksa Himawan Saputra dalam dakwaannya di persidangan.

Oknum anggota Satpol PP itu terancam dihukum penjara paling singkat selama lima tahun dan maksimal 20 tahun. Setelah dakwaan dibacakan, JPU juga menghadirkan empat orang saksi dari anggota Satnarkoba Polres Pelalawan sebagai saksi penangkap.

Setelah mendengarkan pengakuan saksi-saksi, sidang kemudian ditunda dan dilanjutkan Rabu (13/12) pekan depan.

Penulis: johanes
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help