TribunPekanbaru/

Kasus Suap APBD Riau

Kemendagri Surati Gubernur Riau untuk Pemberhentian Bupati Suparman

"Jadi bagaimana agar pemerintahan tidak kosong, maka Wakilnya sekarang menjalankan tugas Bupatinya, "ujarnya.

Kemendagri Surati Gubernur Riau untuk Pemberhentian Bupati Suparman
Grafis Tribun Pekanbaru
Bupati Rokan Hulu Suparman 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Sony Soemarsono menyebutkan sudah melayangkan surat kepada Gubernur Riau sebagai perpanjangan tangan Pemerintah pusat di daerah untuk mengusulkan pemberhentian Bupati Rokan Hulu Suparman.

Sehingga dengan adanya pengusulan pemberhentian tersebut, maka Kementerian Dalam Negeri bisa langsung mengeluarkan SK pengangkatan Wakil Bupati Sukiman menjadi Bupati Defenitif Rokan Hulu.

"Untuk kasus Rokan Hulu sampai saat ini menunggu usulan pemberhentian dari Gubernur. Kemendagri sudah bersurat dan mendesak agar segera diusulkan, "ujar Sony Soemarsono kepada Tribun melalui sambungan Telepon.

Namun untuk sementara waktu, wakil Bupati (Sukiman) melaksanakan tugas sebagai Plt Bupati untuk mengisi kekosongan sehingga pemerintahan tetap berjalan baik.

Baca: MENGHARUKAN, Di Rumah Tak Ada Listrik, Gadis Cilik Ini Tiap Malam Pergi ke Stasiun untuk Belajar 

"Jadi bagaimana agar pemerintahan tidak kosong, maka Wakilnya sekarang menjalankan tugas Bupatinya, "ujarnya.

KPK melakukan eksekusi terhadap Bupati Rokan Hulu Suparman dan mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus pada Rabu (6/12/2017) petang.

Keduanya dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Proses eksekusi terhadap kedua terpidana kasus suap pengesahan APBD Perubahan Riau 2014 dan APBD Riau 2015 itu berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Nasyuha
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help