TribunPekanbaru/

Toke Mas Dirampok di Pelalawan, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliyar

Perampokan kembali terjadi Pelalawan dengan pelaku menggunakan Senjata Api (Senpi)

Toke Mas Dirampok di Pelalawan, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliyar
NET
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Perampokan kembali terjadi Pelalawan dengan pelaku menggunakan Senjata Api (Senpi), Rabu (6/12/2017) malam lalu. Kali ini menimpa seorang toke emas dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Informasi yang diperoleh tribunpelalawan.com, kejadian berlangsung pada Rabu (6/12) malam dan dilaporkan ke Mapolres Pelalawan pada Kamis (7/12) pagi. Korban bernama Muhammad Nasir (47) merupakan warga Jalan Pahlawan Kerja Simpang III Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

"Kita masih melakukan penyelidikan dan memeriksa keterangan korban serta saksi. Sekaligus mengejar pelaku," beber Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Reskrim M Faizal Ramzani, Kamis (7/12).

Pada saat kejadian, korban bersmaa dengan temannya bernama Firdaus dan soerang perempuan bernama wati. Mereka dirampok di Jalan Simpang Langgam-Muaro Sako Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang dialami korban Nasir berawal ketika korban bersama rekannya selesai berjualan emas di Pasar Padang Luas Kecamatan Langgam sekitar pukul 17.00 wib. Kemudian mereka pulang menuju Kota pekanbaru menggunakan mobil

Namun dalam perjalanan tepatnya di jalan Simpang Langgam-Muaro Sako mobil korban dihentikan oleh mobil avanza dengan nomor polisi (Nopol) BM 1627 RA warna hitam. Kemudian empat orang laki-laki yang memakai sebo atau penutup wajah keluar dari dalam. Sambil menenteng benda menyerupai senjata api yang genggamanya berwarna stainles.

Kemudian salah satu dari pelaku masuk ke dalam mobil korban dan menyuruh saksi Firdaus yang menjadi supir, pindah ke belakang. Sedangkan tiga pelaku lainnya masuk ke dalam mobil dibagian belakang. Ketiga korban selanjutnya diikat tangannya oleh para pelaku menggunakan lakban berwarna hitam. Mulut ketiganya juga ikut dilakban agar tidak mengeluarkan suara. Para pelaku menodongkan senjata api ke arap perut Nasir.

"Pelaku mengancam dan menanyakan dimana mas korban. Lalu ia menjawab tidak ada. Kemudian pelaku memukul korban dengan tangan dan martil hingga terluka," tandasnya.

Merasa tak percaya dengan korban, pelaku memeriksa serta mengeledah para korban dan menemukan emas yang dicarinya. Dari Nasir, perampok menemukan emas yang disimpan di ikat pinggang. Sedangka dari tangan Firdaus emas diambil dari saku celananya. Selain itu emas yang disimpan di bawa kemudi supir tak luput diambil garong tersebut.

Selanjutnya para pelaku mengambil seluruh telepon genggam, dompet, serta tas yang bersisi alat tukang emas, maupun uang sebanyak Rp 80 juta. Kemudian para korban beserta mobilnya ditinggalkan di kebun sawit di jalan Maredan Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Korban mengalami kerugian sebesar Rp 1 Miliyar jika ditotalkan seluruhnya. Korban Firdaus mengalami luka dibagian paha sebelah kanan. Kejadian itupun dilaporkan ke Mapolres Pelalawan.(Joe)

Penulis: johanes
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help