TribunPekanbaru/

Kasus Korupsi di Riau

Kejari Pekanbaru Paling Banyak Punya Buronan Korupsi

Buronan ini bisa saja kabur saat eksekusi tingkat Kasasi, yang pada putusan sebelumnya dinyatakan bebas

Kejari Pekanbaru Paling Banyak Punya Buronan Korupsi
tribunpekanbaru/ilhamyafiz
Aspidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta (tengah) memberikan keterangan Pers Dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Internasional, Jumat (8/12/2017) di Kejati Riau. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru paling banyak memiliki Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Total jumlah pelarian yang menjadi tanggung jawab Kejari Pekanbaru mencapai 18 orang.

"Terdapat terpidana yang belum dieksekusi sejumlah 18 orang dari Kejari Pekanbaru. Ini paling banyak DPO," ungkap Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Sugeng Riyanta kepada wartawan dalam jumpa pers peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI), Jumat (8/12/2017) di Kejati Riau.

Selain Kejari Pekanbaru, daftar DPO juga ada di Bengkalis, dan Kejari Rohul, dengan jumlahnya dua orang buronan Tipikor.

Baca: Siapa Paling Banyak Terjerat Korupsi di Riau 2017? Inilah Jawabannya

Baca: Bikin Geger, Viral Video Murid SD Terlibat Tawuran di Makassar, Ini yang Terjadi

Selain itu satu orang DPO Tipikor masing-masing dari Kejari Rohul, Dumai, Siak Sri Indrapura, dan Kejari Kuantan Singingi.

Kejari Bengkalis masih berhutang empat orang buronan Tipikor.

"Buronan ini bisa saja kabur saat eksekusi tingkat Kasasi, yang pada putusan sebelumnya dinyatakan bebas, jadi mereka bisa saja kabur duluan sebelum putusan Kasasi turun," papar Sugeng.(*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help