Orang Tua Fitrah Mengucap Syukur Meski Dideportasi dari Mesir

Ucapan syukur dikemukakan oleh keluarga Fitrah Nur Akbar yang ditahan selama 16 hari oleh Kepolisian Mesir

Orang Tua Fitrah Mengucap Syukur Meski Dideportasi dari Mesir
Foto/KBRI Kairo
Pejabat Konsuler Kairo, Kukuh Dedi Djayadi dan staf mengantar kepulangan Muhammad Fitrah, Mahasiswa Universitar Al -Azhar asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dari Bandara Intersnasional Kairo menuju Indonesia, Sabtu (9/12/2017) dinihari waktu Kairo. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Ucapan syukur dikemukakan oleh keluarga Fitrah Nur Akbar yang ditahan selama 16 hari oleh Kepolisian Mesir dengan alasan keamanan nasional. Fitrah akhirnya keluar dari tahanan dan dapat kembali ke tanah air.

Ali Akbar, ayah Fitrah begitu senangnya setelah mendapat kabar bahwa putra sulungnya itu sudah terbang dari Kairo menuju Indonesia. "Alhamdulillah. Fitrah sudah di pesawat. Berangkat (dari Kairo) jam 1 malam (Jumat waktu Mesir)," ungkapnya, Sabtu (9/12/2017).

Fitrah dijadwalkan tiba di terminal penerbangan internasional Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Sabtu pukul 24.00 WIB. Diterbangkan dengan maskapai EY 472. Ali menunggu kedatangan Fitrah di bandara.

Menurut Ali, Fitrah dipulangkan sesuai keputusan deportasi yang dikeluarkan Pemerintah Mesir. Meski hingga kini, keluarga belum mendapat keterangan jelas dan rinci tentang alasan deportasi.

"Kami bersyukur dideportasi. Jadi bisa langsung dipulangkan," kata Ali. Ia berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, KBRI dan pihak-pihak yang mendorong pemulangan Fitrah. Termasuk wartawan yang menorong pemerintah supaya bertindak cepat.

Ali dapat memetik hikmah bahwa Fitra dinyatakan tidak mempunyai kesalahan yang dapat mengancam keamanan Mesir. Pernyataan dikeluarkan oleh KBRI di sana.

"Fitra adalah anak yang cerdas dan pergi ke Mesir hanya untuk kuliah," tutur Ali yang sehari-hari bertugas di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar ini. (*)

Penulis: nando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help