TribunPekanbaru/

Gaji Guru Honor Diminta Agar Disesuaikan dengan UMP

Saat ini masih banyak yang mendapat imbalan tak setimpal dengan gaji kisaran Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu perbulan.

Gaji Guru Honor Diminta Agar Disesuaikan dengan UMP
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson menilai, standarisasi pembayaran gaji guru honorer dan guru bantu, harus dibayarkan sesuai dengan upah minimum regional daerah tersebut.

Politisi Demokrat ini juga mengatakan, pemberian gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau kepada guru honorer tersebut mesti didasari dengan payung hukum, yakni dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) yang tengah dibahas di Dinas Pendidikan Riau tentang pola yang dibutuhkan.

"Walau dibayar menggunakan uang komite, kita akan usulkan ada standar khususnya. Sekarang sedang dirancang oleh dinas pendidikan seperti apa Pergubnya," kata Aherson, Senin (11/12).

Dikatakan Aherson, sampai saat ini masih banyak ditemukan tenaga pendidik yang berstatus honorer, dan diupah dari uang komite sekolah, yang mendapat imbalan tak setimpal dengan gaji kisaran Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu perbulan.

"Dengan pembentukan Pergub ini, diharapkan dapat menjadi jawaban atas keluhan guru honorer terhadap upah yang tak layak diterima selama ini," ulasnya.

Selain itu, pihaknya banyak menemukan, muridnya sedikit tetapi gurunya banyak, sehingga guru honorer yang diangkat komite tidak mendapatkan honor yang setimpal.

"Dengan adanya payung hukum tersebut, maka setiap sekolah dapat menentukan besaran kisaran uang komite. Karena selama ini tidak ada ketentuan terhadap pungutan komite yang ditetapkan sekolah," tuturnya.

Hingga saat ini, menurutnya tidak ada batasan yg diberikan, dengan jumlah murid yang banyak maka makin besar uang komite yang didapatkan sekolah. Seharusnya ada jumlah maksimalnya, antara sekolah satu dengan yang lain tidak ada perbedaan signifikan terkait pungutan tersebut. (ale)

Penulis: Alex
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help