Eri Jack Vonis Hukuman Mati Pengadilan Negeri Bengkalis

Majelis hakim dalam keputusannya berkeyakinan sesuai fakta persidangan bahwa Eri Jack terbukti secara sah dan meyakinkan tehadap dakwaan

Eri Jack Vonis Hukuman Mati Pengadilan Negeri Bengkalis
Tribun Pekanbaru/ Muhammad Natsir
Eri Jack saat di kawal Polisi meninggalkan Pengadilan Negeri Bengkalis setelah pembacaam Putusan Pengadilan. 

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS – Setelah dua orang kurir sabu 40 kilogram dan puluhan ribu pil ekstasi di Siak di vonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Siak, kini giliran Eri Kusnadi alias Eri jack terdakwa diduga pemilik sabu dan ikut serta dalam mengedarkan sabu divonis mati pengadilan Negeri Bengkalis, Kamis (13/12) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Pembacaan putusan ini dilakukan langsung Ketua Majelis Hakim Sutarno dan di dampingi dua hakim anggota Wimmi D Simarmata  serta Aulia Fhatma Widhola. Majelis hakim dalam keputusannya berkeyakinan sesuai fakta persidangan bahwa Eri Jack terbukti secara sah dan meyakinkan tehadap dakwaan pertama jaksa penuntut umum.

Dimana  Jaksa Penuntut Umum pada dakwaan pertama mendakwa Eri Jack dengan Pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat 1 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Berdasarkan fakta persidangan Eri jack terlibat dalam mengedarkan dan melakukan permufakataan jahat menegedarkan 40 kilogram sabu dan ribuan pil ektasi.

Selain itu majelis hakim juga menyatakan Eri Kusnadi terbukti secara meyakinkan terhadap dakwaan penuntut umum terhadap kepemilikan sabu sebelas gram yang diamankan di rumahnya. Berdasarkan fakta persidangan ini, ketua majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana mati.

Setelah Sutarno memutuskan perkara tersebut, dia mengakatakan kepada terdakwa masih punya upaya hukum terhadap keputusan pengadilan ini. “Terdakwa memiliki upaya hukum jika tidak menerima putusan pengadilan dengan melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Riau,” terang Sutarno.

Menurut dia, Eri jack dan kuasa hukumnya memiliki waktu selama tujuh hari setelah keputusan dibacakan untuk mengajukan banding. Setelah menyatakan hal tersebut Sutarno langsung menutup sidang dang meninggalkan ruang sidang.

Sementara itu tidak terlihat raut sedih dari wajah Eri Jack setelah menerima putusan tersebut. Pihak Kepolisian yang mengaman sidang langsung memborgol Eri Jack dan membawanya ke kendaraan tahanan.

Eri Jack sempat mengeluarkan kata kata kesal saat keluar dari Pengadilan Negeri Bengkalis, dirinya melihat awak media yang mengambil fotonya berjalan menuju kendaraan tahanan. “Fotolah fotolah ini,” ungkap Eri Jack dengan nada keras.

Sidang putusan perkara Eri jack ini mendapat pengawalan ketat pihak Kepolisian, belasan personil berpakaian lengkap mengawal jalan sidang putusan tersebut. Puluhan personil tersebut juga melakukan pengawalan kendaraan tahanan saat meninggalkan pengadilan Negeri Bengkalis.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help