Tapem Akui Kemendagri Surati Pemprov untuk Pemberhentian Suparman

Saat ini jabatan Sukiman masih tetap sebagai Wakil Bupati menjalankan tugas Bupati dan belum menjabat sebagai Plt Bupati.

Tapem Akui Kemendagri Surati Pemprov untuk Pemberhentian Suparman
KOMPAS.com/ABBA GABRILIN
Bupati Rokan Hulu Suparman resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/6/2016). 

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Sudarman mengaku hingga saat ini belum mengajukan Surat pemberhentian Suparman sebagai Bupati Rokan Hulu. Selanjutnya mengajukan Wakil Bupati Sukiman jadi Bupati.

Ia juga mengakui jika Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Otonomi Daerah sudah menyurati Pemprov untuk segera mengajukan permohonan pemberhentian Suparman dan pengangkatan Sukiman.

"Ia suratnya ada kami terima dari Kemendagri meminta agar segera diusulkan untuk Pemberhentian Suparman dan pengajuan Sukiman jadi Bupati, "ujar Sudarman kepada Tribun.

Menurut Sudarman, saat ditanya apakah dalam surat tersebut ada bahasa mendesak Gubernur atau Pemprov segera mengajukan permohonan ke Mendagri. Sudarman mengakui hanya meminta agar Pemprov mengajukan bukan dengan bahasa mendesak.

"Tidak ada mendesak, meminta Pemprov atau Gubernur untuk menyiapkan administrasi untuk Pemberhentian dan pengangkatan, "ujar Sudarman.

Saat ditanya apa kendala sehingga belum diajukan untuk Pemberhentian Suparman dan pengangkatan Bupati baru, menurut Sudarman Persoalannya Tapem belum mendapatkan salinan keputusan dari pengadilan.

"Salinan Keputusan belum ada, dan kami baru menyurati pihak pengadilan untuk segera mengeluarkan salinan keputusan itu, "ujar Sudarman.

Saat ini jabatan Sukiman masih tetap sebagai Wakil Bupati menjalankan tugas Bupati dan belum menjabat sebagai Plt Bupati.

"Jadi jabatan pak Sukiman masih Wakil Bupati belum ada istilah Plt ataupun Plh. Dan boleh dalam aturannya menjalankan tugas mengisi kekosongan, jika Bupati berhalangan, "jelas Sudarman.

Sebelumnya Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Sony Soemarsono menyebutkan sudah melayangkan surat kepada Gubernur Riau sebagai perpanjangan tangan Pemerintah pusat di daerah untuk mengusulkan pemberhentian Bupati Rokan Hulu Suparman.

Sehingga dengan adanya pengusulan pemberhentian tersebut, maka Kementerian Dalam Negeri bisa langsung mengeluarkan SK pengangkatan Wakil Bupati Sukiman menjadi Bupati Depenitif Rokan Hulu.

"Untuk kasus Rokan Hulu sampai saat ini menunggu usulan pemberhentian dari Gubernur. Kemendagri sudah bersurat dan mendesak agar segera diusulkan, "ujar Sony Soemarsono kepada Tribun melalui sambungan Telepon.

Namun untuk Sementara wsktu, wakil Bupati (Sukiman) melaksanakan tugas sebagai Bupati untuk mengisi kekosongan sehingga pemerintahan tetap berjalan baik.

"Jadi bagaimana agar pemerintahan tidak kosong, maka Wakilnya sekarang menjalankan tugas Bupati nya, "ujarnya.

Penulis: Nasyuha
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help