Advertorial

Tim Ortopedi PCMC Berpengalaman dan Berkualitas

PCMC memiliki tim yang memiliki kemampuan berkualitas tinggi, dan berpengalaman serta terlatih dalam menangani semua jenis kasus

Tim Ortopedi PCMC Berpengalaman dan Berkualitas
Foto/Istimewa
Ruang perawatan selama pasien dirawat di PCMC, yang tampak istimewa dan terasa di rumah sendiri. 

ORTOPEDI menjadi salah satu pelayanan unggulan yang dimiliki oleh Prince Court Medical Centre (PCMC), karena dalam bidang ini, juga banyak memberikan keutamaan bagi pasien, terutama dalam penanganan pasien untuk cedera tulang.

PCMC memiliki tim yang memiliki kemampuan berkualitas tinggi, dan berpengalaman serta terlatih dalam menangani semua jenis kasus, yang berkaitan dengan patah tulang, robek ligamen dan tendon, otot tegang, kelainan tulang, kerangka bawaan dan penyakit degeneratif, seperti osteoarthritis.

Dato’ Badrul Shah Badaruddin DPMT sebagai Consultant Orthopedadic Surgeon, yang juga sebagai Kepala Bidang Pembedahan di PCMC mengatakan, ahli bedah tulang di PCMC melakukan berbagai jenis pembedahan dan beberapa prosedur dalam menangani pasien.

Prosedur tersebut dimulai dari melakukan artroskopi, yakni sebuah prosedur yang menggunakan kamera khusus dan peralatan untuk visualisasi diagnosis, dan mengobati masalah di dalam sendi.

“Selanjutnya dilakukan fusion, yakni proses pengelasan, dimana tulang disatukan kembali dengan cangkokan tulang, dan alat internal, seperti batang logam, untuk disembuhkan menjadi satu tulang padat dan tunggal,” kata Dato’ Badrul Shah Badaruddin DPMT kepada Tribun beberapa waktu lalu.

Prosedur ini juga menjadi unggulan dalam ortopedi di PCMC, dan para tim dokter sudah berpengalaman dalam melakukan penggantian sendi pasien dengan alat lain seperti logam tersebut. Dengan penggantian sendi tersebut, pasien mendapatkan sendi baru, tanpa ada rasa sakit lagi, dan pasien yang sudah berusia pun terasa menjadi lebih muda.

Kemudian dilakukan fiksasi internal, yaitu metode untuk menahan potongan-potongan tulang yang patah, pada posisi yang tepat, dengan pelat logam dan pin atau sekrup, selama masa penyembuhan pada tulang.

Proses selanjutnya adalah dengan penggantian sendi sebagian keseluruhan dan perombakan, saat sendi rematik atau rusak, diangkat dan diganti dengan sendi artificial, yang disebut dengan prosthesis.

Kemudian dilakukan osteotomi, atau pembetulan deformitas tulang, dengan cara memotong dan reposisi tulang perbaikan jaringan lunak. Selanjutnya dilakukan perbaikan jaringan lunak, seperti tendon atau ligamen yang robek.

Diagnosis dan perawatan beberapa cidera ligamen pada lutut, tetap menjadi tantangan bagi Kebanyakan ahli bedah. Akibat cedera ini, setidaknya dua ligamen utama lutut pecah dan berhubungan dengan meniskus rapture, dan cartilage injuries. Beberapa cidera ligamen lutut adalah masalah kompleks dalam bedah tulang, sesuatu yang tidak biasa ditangani di Malaysia. (adv)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help