Citizen Journalism

BEM FISIP UR Gelar LKTM, Bentuk  Calon Pemimpin Berintegritas

LKTM ini diberi tema "Mewujudkan Pemimpin Berintegritas Berbasis Wawasan Kebangsaan sebagai Generasi Pemuda Ideal".

BEM FISIP UR Gelar LKTM, Bentuk  Calon Pemimpin Berintegritas
istimewa
Penyampaian materi Leadership oleh Dekan FISIP UR Drs Syafri Harto MSi kepada peserta LKTM FISIP UR, Senin (18/12/2017). 

Penulis, Amimma Nurti Lusdiana

Mahasiswi FISIP UR

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Riau (UR), menggelar Latihan Kepemimpinan Tingkat Menengah (LKTM) pada Senin (18/12/2017) di dengan Gedung Guru Jalan Delima.

LKTM ini diberi tema "Mewujudkan Pemimpin Berintegritas Berbasis Wawasan Kebangsaan sebagai Generasi Pemuda Ideal".

Gubernur Mahasiswa BEM FISIP UR, Ahmad Romadan menyebutkan, LKTM yang kerap disebut sebagai Training Organization (TO) II ini bertujuan untuk memberikan pelatihan organisasi tingkat dua untuk mahasiswa UR, sehingga hanya bisa diikuti oleh aktivis mahasiswa yang telah menyelesaikan TO tingkat I.

"Semoga peserta untuk memupuk sifat karakter pemimpin, semangat pertanggungjawaban, memimpin, dibentuk dan dilatih kepemimpinannya untuk menjadi pemimpin yang amanah dan dapat mebenahi bangsa," ungkap Ahmad. 
Menurut Ahmad, peserta LKTM ini merupakan mahasiswa organisator dari kelembagaan di lingkungan FISIP UR. Pembukaan LKTM oleh Wakil Dekan III FISIP UR, Dr Suyanto.

Baca: Cek Kejelian Matamu Lewat Gambar Ini, Coba Terka Ada Berapa Gadis

Dr Suyanto pada pada kesempatan itu menyebutkan, semoga dengan LKTM ini, para organisator mahasiswa yang mengikuti dapat menjadi pemimpin berwawasan kebangsaan luas.

Pemateri pertama LKTM ini adalah Dekan FISIP UR, Drs Syafri Harto MSi. Materi yang diberikan tentang Leadership.

"Bagaimana memanage konflik, mencari solusi, membangun organisasi. Organisasi penting untuk membangun kepemimpinan. Karena semakin besar seseorang dalam leadership, maka semakin besar pula perkembangan organisasinya. Pada dasarnya segala sesuatu berubah. Hari ini tidak sama dengan kemarin. Besok tidak sama dengan hari ini, dan kita sendiri pun berubah dari hari ke hari. Jika dalam proses mengalami titik jenuh maka kembalilah ke awal, luruskan niat. Tiga pilar utama sebagai pemimpin adalah Visioner, Beretika dan Enterpeneur," jelas Syafri.

Baca: Pendidikan Sampah: Pekanbaru Butuh Sang Pelopor

Dalam materi ini, Master of Training (MOT) diketuai oleh Gubernur Demisioner BEM FISIP Satria Rahmadan, dengan anggota yang terdiri dari M Rico Nurhidayat, Musa Sanda Ali Lubis dan Riki Prayogi.

"Berubahlah walaupun kecil. Karena perubahan kecil dapat berdampak besar. Jika tidak berubah, maka perubahan yang akan membawa Anda ke arah yang tidak diinginkan," sebut Satria Rahmadan.

Materi kedua adalah penggunaan komunikasi yang baik untuk para pemimpin, disampaikan oleh Chandra. (*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help