TribunPekanbaru/

Advertorial

Merasa Diperlakukan Seperti Raja, Pasien yang Berobat di PCMC Sebut Jauh Lebih Murah dan Nyaman

Proses pemasangan balon tersebut memang bisa dibilang teknologi baru untuk penyakit jantung bocor.

Merasa Diperlakukan Seperti Raja, Pasien yang Berobat di PCMC Sebut Jauh Lebih Murah dan Nyaman
Foto/Istimewa
Ruang perawatan selama pasien dirawat di PCMC, yang tampak istimewa dan terasa di rumah sendiri. 

SEORANG pasien asal Indonesia, Wati (bukan nama sebenarnya) sedang bersiap akan menjalani penanganan jantung bocor di Prince Court Medical Centre (PCMC), Malaysia.

Dengan teknik pemasangan kateter melalui urat dalam tubuh, untuk kemudian menuju jantung, dan dilakukan pelepasan balon di sana, sehingga akan menutup lobang bocor di jantungnya.

Ia seperti sudah sangat paham dengan proses yang akan ia jalani.

Sebelumnya Wati pernah berobat di Jakarta, dengan penanganan teknik yang sama menghabiskan biaya Rp 109 juta.

Proses pemasangan balon tersebut memang bisa dibilang teknologi baru untuk penyakit jantung bocor.

Di PCMC, ia hanya dikenakan biaya Rp 8 ribu ringgit atau senilai Rp 24 juta, namun dengan pelayanan yang ekstra dan lebih fokus, dan banyaknya keunggulan yang dimiliki rumah sakit tersebut.

"Saya sudah sejak kecil mengalami jantung bocor. Saat muda, saya selalu hidup sehat, dan berupaya memperpanjang umur. Sekarang sudah dapat solusinya akan dipasangkan kateter. Akan dilakukan di Jakarta sebelumnya, di rumah sakit ternama, saya bandingkan dengan di sini, ternyata jauh berbeda. Bukan hanya harga, tapi yamg paling penting bagi saya adalah pelayanan, dan kenyaman kita berobat," beber Wati, saat ditemui Tribun di PCMC beberapa waktu lalu.

Dikatakan Wati, dirinya sangat banyak mendapatkan kelebihan yang diberikan oleh PCMC, sehingga ia betah untuk melakukan konsultasi di sana, dan juga akan menjalani proses penutupan lobang di jantungnya.

"Di sini saya dilayani seperti raja. Semuanya disiapkan. Kita mau apa-apa diuruskan. Urusan paspor, urusan visa, administrasi kenegaraan, dan administrasi apa pun diuruskan. Kita mau liburan juga difasilitasi, tanpa biaya tambahan. Kita juga dijemput ke bandara, saya sangat senang dengan fasilitas di sini. Semuanya seperti di rumah sendiri dan kita dilayani, mereka sangat baik dam sangat perhatian," bebernya.

Tidak hanya memboyong keluarga sambil berlibur, Wati juga mengajak dua pembantunya sekaligus.

Tanpa harus merogoh kocek yang luar biasa, perempuan yang cukup terkenal di Indonesia ini bisa puas berlibur dengan keluarganya sambil berobat.

"Saya juga tidak perlu kawatir soal privasi berobat di sini, karena rahasia pasien juga dijaga dengan ketat," ulasnya. (*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help