Waduk Koto Panjang Belum Buka Pintu Buangan Air

Banjir di wilayah Sumatera Barat, Sabtu (30/12/2017), mengakibatkan debit air Waduk PLTA Koto Panjang melonjak.

Waduk Koto Panjang Belum Buka Pintu Buangan Air
Instagram/plta koto panjang
DAM PLTA Koto Panjang yg memotong aliran sungai Kampar Kanan. Bisa membangkitkan energi listrik 38 MW x 3 unit dengan total 114 MW 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Banjir di wilayah Sumatera Barat, Sabtu (30/12/2017), mengakibatkan debit air Waduk PLTA Koto Panjang melonjak.

Namun pengelola waduk belum membuka pintu buangan air (spillway gate).

‎Seperti diketahui, hujan deras mengakibatkan wilayah Pangkalan Koto Baru Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat terendam banjir.

Wilayah tersebut sisi hulu waduk.

Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Koto Panjang, M. Rusdi mengungkapkan, debit air waduk (inflow) sempat mencapai 1.607 meter kubik per detik.

Baca: Curiga Ibunya Selingkuh, Pemuda Ini Lakukan Hal Mengerikan Pada Ibunya Setelah Tak Diberi Uang

Baca: 3 Kasus Pembunuhan Ini Bikin Geger Dumai 2017, Nomor 3 Pembunuhan Pasangan Sejenis

Baca: Dijuluki Daredevil, Pria Ini Korbankan Nyawanya untuk Kesembuhan Ibu dan Biaya Menikah

Sehingga elevasi waduk naik dari 77,56 meter di atas permukaan laut menjadi 78,12 mdpl.

Kenaikan elevasi dicatat dalam periode dari pukul 10.00 sampai 17.00 WIB, Sabtu (30/12).

"Elevasi masih jauh di batas normal operasi kami di 80,50 mdpl," kata Rusdi.

Terkait kemungkinan elevasi terus naik, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintahan dan kepolisian Pemerintah Limapuluh Kota dan Kampar.

‎‎"Kalau inflow tetap besar dan elevasi terus naik, kemungkinan pembukaan pintu spillway terpaksa kami lakukan," ujar Rusdi. Pihaknya akan terlebih dahulu mengeluarkan pemberitahuan di sekitar aliran Sungai Kampar dan menyurati Pemkab Kampar sebelum membuka pintu spillway. (*)

Penulis: nando
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help