Rokan Hulu

DPRD Rokan Hulu Prioritaskan Ranperda MDA, Kakan Kemenag: Syukur Alhamdulillah 

"Kalau memang betul (Ranperda MDA dibahas), kita sangat syukur Alhamdulillah ada perhatian (dari Pemkab dan DPRD Rohul),"

DPRD Rokan Hulu Prioritaskan Ranperda MDA, Kakan Kemenag: Syukur Alhamdulillah 
Internet
Ilustrasi Ranperda 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRINBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN-‎ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan prioritaskan untuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) pada tahun 2018.

Menanggapi rencana DPRD Rohul membahas Ranperda MDA langsung ditanggapi positif dari Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy.

Syahrudin mengakui, Kantor Kemenag Rohul memang pernah mengajukan ke DPRD Rohul agar honor guru MDA bisa rutin dibantu dari dana hibah APBD Rohul setiap tahun.

"Namun, bantuan tersebut terhenti karena adanya aturan baru dari pemerintah, bahwa pembayaran rutin tidak bisa dilakukan setiap tahun berturut-turut," katanya, Jumat (5/1/2018).

Baca: Konflik di Perbatasan Dumai-Rohil Jadi Perhatian Jelang Pilgubri 2018

Baca: Tak Tunggu Lama, 228 Pejabat Meranti yang Baru Dilantik Dievaluasi 2 Bulan Lagi

Ia mengungkapkan, pasca keluarnya aturan pemerintah tersebut, di Kecamatan Rambah saja sedikitnya ada 10 MDA yang harus berhenti beroperasi, karena pihak madrasah tidak sanggup membayar honor guru

"Kalau memang betul (Ranperda MDA dibahas), kita sangat syukur Alhamdulillah ada perhatian (dari Pemkab dan DPRD Rohul)," ungkapnya.

Dirinya mengaku, MDA di tiga kabupaten di Provinsi Riau tetap berjalan seperti biasa, karena ketiga daerah ini sudah punya Perda MDA, seperti Kabupaten Kampar, Siak, dan Indragiri Hulu (Inhu).

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help