Citizen Journalism

Fungsi Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau di Desa Buluhcina sebagai Sumber Kehidupan Masyarakat

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana fungsi sosial, ekonomi dan budaya Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau bagi masyarakat Desa Buluh Cina.

Fungsi Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau di Desa Buluhcina sebagai Sumber Kehidupan Masyarakat
istimewa
Febri Angga Putra Mahasiswa Sosiologi Fisip UR 

Penulis, Febri Angga Putra Mahasiswa Sosiologi Fisip UR

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU– Rimbo Tujuh Danau berada di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Kini hutan itu dinuatakan sebagai hutan adat masyarakat setempat.

Sebagai mahasiswa, Febri Angga melakukan penelitian terkait hutan adat ini.

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana fungsi sosial, ekonomi dan budaya Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau bagi masyarakat Desa Buluh Cina.

Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau merupakan hutan yang masih alami memiliki luas 2.500 hektar.

Hutan adat ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Riau 468/IX/2006.

Sebagian area Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau dijadikan kawasan wisata alam seluas 1.000 hektar sedangkan 1.500 hektar dimanfaatkan oleh masyarakat.

Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau yang menyimpan potensi sumber daya alam berharga dan beraneka ragam, sangat dijaga kelestariannya oleh masyarakat desa Buluh Cina.

Secara langsung maupun tidak langsung, Hutan Adat Rimbo Tujuh Danau memiliki manfaat penting bagi semua makhluk hidup, terutama bagi masyarakat desa Buluh Cina itu sendiri.

Halaman
1234
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help