Penjelasan Psikolog soal Video 'Hot' Bocah dan Wanita Dewas Bikin Merinding, Gara-gara Hasrat!

Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut semuanya ada empat video dengan pemeran bocah yang berbeda dan usianya sekira 10 tahun.

Penjelasan Psikolog soal Video 'Hot' Bocah dan Wanita Dewas Bikin Merinding, Gara-gara Hasrat!
Video mesum anak kecil dan wanita dewasa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beredarnya video porno yang diperankan oleh seorang wanita dewasa dan seorang bocah laki-laki beberapa waktu yang lalu di salah satu hotel, mengundang respon negatif dari sejumlah kalangan.

Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut semuanya ada empat video dengan pemeran bocah yang berbeda dan usianya sekira 10 tahun.

Menurut Psikolog Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), dr. Miryam Aryadne Sigarlaki, para pelaku yang menjadikan anak kecil sebagai objek seksual itu dinilai telah mengalami perilaku penyimpangan seksual.

"Bisa dibilang ini kasus penyimpangan seksual, karena orang dewasa melampiaskan hasrat seksualnya pada anak dibawah umur," kata Miryam saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (7/1/2018).

Terlebih kata dia, hal itu sifatnya seperti direncanakan untuk tujuan tertentu dan anak itu telah menjadi korban, apalagi jika pelakunya melakukan ancaman.

Menurutnya, jika hubungan seksual yang dilakukan anak di depan banyak orang dan dilakukan perekaman, akan berdampak pada psikologis yang bersangkutan.

"Anak akan terangsang seksual aktif secara fisik sampai pada psikologis dan nanti akan merasakan ketagihan," ujarnya.

Ia mengatakan, jika semakin sering anak tersebut mengetahui hal berbau seksual sejak dini, akan mengontaminasi otaknya dan berpotensi mengalami kerusakan.

Pendidikan Seks Sejak Dini

Untuk meminimalisir pelaku penyimpangan seksual pada anak kecil, para orang tua harus lebih mengontrol lingkungan bermain anak dan harus membekali anak dengan pendidikan agama.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved