Kampar

Dua Pintu Limpahan Waduk PLTA Koto Panjang Ditutup

Sebelumnya, pengelola waduk membuka tiga dari lima pintu Spillway pada Selasa (2/1/2018) lalu.

Dua Pintu Limpahan Waduk PLTA Koto Panjang Ditutup
Istimewa
Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Waduk Koto Panjang, Muhammad Rusdi memantau debit air Selasa (2/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kabar gembira bagi warga di sekitar bantaran Sungai Kampar, sisi hilir Waduk PLTA Koto Panjang. Pengelola waduk mengurangi bukaan pintu limpahan (Spillway Gate), Senin (8/1/2018).

Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Koto Panjang, Muhammad Rusdi menyebutkan, pengurangan bukaan pintu limpahan dilakukan pukul 13.00 WIB. Pengurangan ini otomatis menurunkan debit Sungai Kampar.

"Dengan dikurangi bukaan pintu pelimpah ini, berdampak turunnya air Sungai Kampar sekitar 20 sampai dengan 40 centimeter dari elevasi sungai saat ini," ujar Rusdi, Senin pagi.

Sebelumnya, pengelola waduk membuka tiga dari lima pintu Spillway pada Selasa (2/1/2018) lalu.

Baca: Debit Air Mulai Turun, 3 Pintu Limpahan Waduk PLTA Koto Panjang Masih Dibuka

Pintu dibuka masing-masing setinggi 30 cm. Pada pengurangan ini, pengelola membuka hanya satu pintu. Dua lainnya ditutup.

Rusdi menyebutkan, elevasi waduk per Senin ini tercatat di angka 80,96 meter di atas permukaan laut. Volume debit air (inflow) rata-rata 179,67 meter kubik per detik.

Buangan air (outflow) masih lebih besar meski dua pintu Spillway ditutup. Rusdi menyebutkan, outflow melalui pintu Spillway ditambah Turbin sebesar 450 meter kubik per detik.

‎Rusdi menjelaskan, volume keluar masuk air waduk tidak terlepas dari kondisi cuaca di sisi hulu. Ia menyebutkan, pada Sabtu dan Minggu (6-7/1) lalu, cuaca di hulu terpantau cerah.

"Elevasi Sungai Mahat dan Sungai Kampar Kanan (hulu) cenderung normal," pungkasnya. ‎(*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved