Siak

Gubernur Riau Kutuk Pelaku Pembakar Aset Istana Siak

Gubernur pun meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Gubernur Riau Kutuk Pelaku Pembakar Aset Istana Siak
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman 

Laporan wartawn Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengutuk pelaku yang melakukan pembakaran aset Istana Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak. Gubernur pun meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini hingga tuntas.

"Sungguh pembakaran tersebut merupakan tindak kejahatan yang keterlaluan. Istana Siak merupakan aset cagar budaya kita yang berharga. Aset ini bukan saja warisan untuk orang Siak, tapi juga warga seluruh Riau. Bahkan milik rakyat Indonesia juga," ungkap Andi Rachman, Senin, (8/1/2017).

Gubernur menambahkan pengungkapan kasus ini sangat penting agar ada efek jera terhadap para pelaku pembakaran. Juga terhadap masyarakat pada umumnya untuk bisa menjaga warisan luhur budaya melayu di Indonesia.

Warisan ini penuh nilai nilai luhur untuk pembelajaran generasi penerus bangsa. Agar mereka tahu sumbangsih yang sangat luar biasa Kerajaan Siak terhadap Indonesia. Sultan Syarif Kasim II sebagai raja terakhir di Siak telah menyumbangkan 13 juta gulden sebagai bentuk komitmen Kerajaan Siak bergabung dengan Pemerintah Indonesia. Jumlah yang sangat besar untuk modal perjuangan Indonesia merdeka dari Belanda.

"Banyak lagi pelajaran dan nilai nilai yang bisa kita petik dari peninggalan sejarah dan perjalanan kerajaan Siak. Untuk itu harus dijaga," pungkas Gubernur.(*)

Penulis: Nasyuha
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help