TribunPekanbaru/

Dumai

Dinas PUPR Dumai Akui Astaka dalam Proses Pemeliharaan Hingga Enam Bulan ke depan

Sejumlah bagian astaka dengan empat pilar menjulang mengalami kerusakan. Saat ini terdapat retak dan kerusakan.

Dinas PUPR Dumai Akui Astaka dalam Proses Pemeliharaan Hingga Enam Bulan ke depan
tribunpekanbaru/fernando
Ada bagian tiang astaka MTQ di Bukit Gelanggang, Kota Dumai tampak menggantung. Sejumlah pekerja masih menggesa proyek ini. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAITIMUR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai mengaku rekanan mengerjakan astaka MTQ di Taman Bukit Gelanggang secara terburu buru.

Mereka harus menyesuaikan dengan jadwal MTQ Provinsi Riau ke-36 di Kota Dumai pada Desember 2017 lalu.

Kondisi astaka di areal Taman Bukit Gelanggang pun butuh pembenahan.

Sejumlah bagian astaka dengan empat pilar menjulang mengalami kerusakan.

Baca: ASTAGA, Tabletnya Nggak Ketemu Ibu Ini Malah Siksa Anaknya yang Masih Usia 3 Tahun

Saat ini terdapat retak dan kerusakan. Para pekerja dari pihak rekanan membenahi fisik astaka usai helat MTQ berakhir di Dumai.

"Jadi mereka cuma membenahi saja," terang Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Dumai, Riau Satriya kepada Tribun, Selasa (9/1/2018).

Menurut Rio, para pekerja tidak sedang melanjutkan pengerjaan astaka bernilai Rp 1,3 Miliar ini.

Aktivitas di sekitar astaka adalah proses pemeliharaan. Anggaran pemeliharaan sekitar lima persen dari nilai kontrak.

Baca: Lagi Liburan Bareng Pacar, tapi Saat Fotonya Diunggah, Hal Menyakitkan Terungkap

"Jadi rekanan kami minta untuk lakukan pemeliharaan," ujarnya.

Rio menyebut astaka masih perlu pembenahan selama enam bulan mendatang. Rencananya berlangsung hingga Juni 2018 mendatang. (*)

Penulis: Fernando
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help