Pemusnahaan Barang Sitaan Bea Cukai Bengkalis Terkendala Tempat

Meskipun sudah naik tipe dari kantor pelayanan tipe Pratama ke Madya Bea Cukai Bengkalis masih memiliki kekurangan

Pemusnahaan Barang Sitaan Bea Cukai Bengkalis Terkendala Tempat
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODDY VLADIMIR
DIMUSNAHKAN - Ribuan botol miras dimusnahkan dengan cara digilas dengan alat berat pada pemusnahan barang bukti hasil dari giat Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) yang digelar oleh Polda Riau dan jajaran Polresta Pekanbaru di halaman belakang gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Rabu (14/6/2017). Sejumlah barang bukti seperti narkotika jenis sabu-sabu, ganja dan pil ekstasi juga dimusnahkan dengan cara berbeda. (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir) 

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Meskipun sudah naik tipe dari kantor pelayanan tipe Pratama ke Madya Bea Cukai Bengkalis masih memiliki kekurangan. Diantara terkait tempat pemusnahan barang sitaan.

Hal ini terbukti sejak tahun 2017 sampai saat ini Bea Cukai Bengkalis belum melakukan pemusnahan barang sitaan mereka dari berbagai tangkapan.

Enrico selaku Kasubsi Penindakan Kantor Pelayanan Madya Bea Cukai Bengkalis mengatakan, saat ini sejumlah barang sitaan telah menumbuk di dalam gudang mereka. Barang sitaan tersebut berbagai tengahan sejak akhir tahun 2016 sampai tahun 2017 ini.

"Dari barang sitaan tersebut kita sudah mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan untuk di musnahkan. Namun sampai sekarang belum bisa kita musnahkan karena permasalahan lahannya pemusnahan " jelas Enrico.

Sebelumnya pemusnahan barang sitaan ini dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Jalan Bantan Bengkalis dengan cara dibakar. Namun sejak tahun 2017 pemerintah Bengkalis melarang proses pembakar di area TPA tersebut.

"Jadi sampai saat ini masih ada barang sitaan yang belum kita musnahkan sejak tahun 2017. Mulai dari jenis kosmetik ilegal, rokok ilegal serta minuman keras ilegal, " jelas Enrico.

Enrico mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan pemusnahan di tahun 2018 ini. Karena sudah mendapatkan lahan untuk pemusnahan dengan cara dibakar.

Namun Enrico enggan menyebutkan dimana lokasi pastinya. "Yang jelas sudah ada dalam waktu dekat akan kita musnahkan. Nanti juga akan undang awak media dalam pemusnahan tersebut, " Jelas Enrico.

Pihaknya juga enggan membeberkan berapa jumlah total nominal barang sitaan yang akan dimusnahkan tersebut. "Kalau jumlah total nominalnya ada tapi perlu lihat data dulu. Nanti takut salah," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help