Dumai

Polisi Belum Bisa Selidiki Proses Pembangunan Astaka MTQ di Dumai

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai mengaku sudah membayar rekanan hingga 100 persen.

Polisi Belum Bisa Selidiki Proses Pembangunan Astaka MTQ di Dumai
tribunpekanbaru/fernando
Ada bagian tiang astaka MTQ di Bukit Gelanggang, Kota Dumai tampak menggantung. Sejumlah pekerja masih menggesa proyek ini. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAITIMUR - Kepolisian Dumai mengaku belum bisa menyelidiki proses pembangunan Astaka MTQ Provinsi Riau ke-36 di Kota Dumai.

Saat ini astaka bernilai Rp 1,3 Miliar tersebut masih dalam perawatan.

Proses perawatan rencananya berlangsung selama enam bulan mendatang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai mengaku sudah membayar rekanan hingga 100 persen.

Baca: ASTAGA, Tabletnya Nggak Ketemu Ibu Ini Malah Siksa Anaknya yang Masih Usia 3 Tahun

Lima persen dari nilai kontrak merupakan biaya perawatan atau pemeliharaan astaka.

Proses pembangunan astaka ini hanya memakan waktu satu bulan.

"Kita belum bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab masih dalam proses perawatan," ujar Kasatreskrim Polres Dumai, AKP Awaluddin Syam kepada Tribun, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, ia belum memastikan proses pencairan proyek astaka.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help