Pilgub Riau 2018

Sehari Sebelum Pendafataran Calon Gubri Berakhir, Kendaraan Politik Harris Belum Pasti

Arah politik yang terkuat yakni merebut dukungan Partai Gerindra dan PKB, dimana Harris berpasangan dengan Lukman Edy.

Sehari Sebelum Pendafataran Calon Gubri Berakhir, Kendaraan Politik Harris Belum Pasti
tribunpekanbaru/alex
Foto bakal calon gubernur Riau, HM Harris, sedang ngobrol dengan Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, yang diupload di media sosial facebook. 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Sehari sebelum penutupan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau ke Komisi Pemiilihan Umum (KPU), Selasa (9/1), partai politik (Parpol) pengusung HM Harris belum bisa dipastikan.

Hingga kini informasi terkat parpol yang menjadi kendaraan politik Bupati Pelalawan itu masih simpang siur. Kabar yang berhembus kencang, Harris telah mendapat dukungan dari Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan bersanding dengan Lukman Edy (LE) sebagai wakilnya. Namun informasi itu ditepis dengan pemberitaan bahwa LE dipasangkan dengan Hariyanto, politikus Gerindra Riau.

Sebagian masih menghembuskan kabar kalau Harris akan merebut dukungan Partai Golkar dari tangan Andi Rahman sebagai petahana. Dalam posisi ini, Harris akan tetap berpasangan dengan Yopi Arianto, Bupati Indragiri Hulu (Inhu). Seluruh informasi masih simpang siur.

Sumber terpercaya tribunpelalawan.com menyebutkan keputusan terakhir akan didapatkan malam ini. Tim Harris, termasuk sumber ini, masih berada di Jakarta melakukan lobi-lobi politik. Arah politik yang terkuat yakni merebut dukungan Partai Gerindra dan PKB, dimana Harris berpasangan dengan Lukman Edy. Bahkan jargonnya sudah dipersiapkan yak Harley (Harris-Lukman Edy).

"Insyallah ada titik terang malam ini. Sekarang masih progres terus. Kalau sudah dapat kabar akan di ekspos," ungkap sumber ini.

Tenggat waktu pendaftaran ke KPU sampai Rabu (10/1) besok. Harris bersama timnya sedang berpacu dengan waktu yang semakin sempit.

Penulis: johanes
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help