Istana Siak Dibakar

Kembali Dibuka untuk Umum, Aktivitas di Istana Siak Kembali Normal

Istana Siak merupakan ikon pariwisata Siak. Kini sudah menjadi cagar budaya nasional, dan Siak telah dikukuhkan menjadi Heritage City.

Kembali Dibuka untuk Umum, Aktivitas di Istana Siak Kembali Normal
TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Pengunjung Istana Siak, saat libur tahun baru hingga Minggu (3/1/2016) masih tampak padat. Tak sedikit pengunjung yang mengagumi peninggalan Istana Siak yang masih terjaga dengan baik. 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sehari pascakejadian percobaan pembakaran, Istana Asherayah Al Hasyimiyah kembali dibuka untuk umum, Rabu (10/1/2018). Aktivitas sudah normal kembali.

Hebatnya, meskipun kasus percobaan pembakaran Istana Siak masih hangat dibicarakan, namun sudah ada pengunjung.

Sekitar pukul 11.30 WIB, beberapa pengunjung tampak bermain di taman istana. Di bagian ticketing juga tampak petugas. Namun, pintu masuk kini sudah berbeda dengan pintu keluar.

Sebelumnya pintu bagian kiri tidak pernah dibuka, sekarang sudah diaktifkan kembali. Sementara pintu masuk diberi gerbang, sehingga masuk ke kompleks istana lebih beraturan.

"Ya aktivitas kembali seperti biasa, tidak ada lagi kendala. Tentang berapa pengunjung hari ini belum kita input," kata Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni.

Istana Siak merupakan ikon pariwisata Siak. Kini sudah menjadi cagar budaya nasional, dan Siak telah dikukuhkan menjadi Heritage City. Rencananya, istana Siak diperjuangkan masuk sebagai warisan budaya dunia.

Pada 2017, Harga Tiket Masuk (HTM) hanya Rp 3000. Dengan banyaknya pengunjung, penjualan tiket lebih Rp 600 juta sepanjang tahun 2017 itu. Sementara 2018 ini, HTM naik menjadi Rp 10 ribu untuk orang dewasa, dan Rp 3000 untuk anak-anak. Target PAD dari sektor kunjungan ke dalam istana saja tahun ini sebesar Rp 1,25 miliar.

Bupati Syamsuar mengaku target tersebut bakal tercapai apabila istana tetap dibuka untuk umum setiap hari. Sebab, kunjungan ke Istana dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada 2017 saja, pengunjung hampir 200 ribu orang.

"Kalau pengunjung 200 ribu orang saja ke dalam Istana Siak tahun ini, berarti target PAD sudah melampaui," kata dia.

Pihaknya juga membenahi penjagaan, fasilitas dan pelayanan untuk pengunjung. Seperti kantor ticketing sudah dapat difungsikan, toilet dan taman sudah dibenahi.

"Kita memperbanyak penjaga dan menambah CCTV. Ini demi keamanan semua, termasuk keamanan pengunjung," kata dia.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help