TribunPekanbaru/

Sidang Lanjutan Dugaan Tipikor Pungli IUJK, Terdakwa Bantah Isi BAP Penyidik

Mendengar jawaban itu, Hakim Toni lantas meminta para pihak, untuk bersama-sama melihat BAP ke meja hakim.

Sidang Lanjutan Dugaan Tipikor Pungli IUJK, Terdakwa Bantah Isi BAP Penyidik
tribunpekanbaru/ilhamyafiz
Sidang Lanjutan Dugaan Pungli Dinas PU Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Terdakwa dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) Pungutan Liar (Pungli) Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) di Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru, Martinus membantah isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau.

Ia membantah telah menyatakan uang hasil dugaan Pungli IUJK yang diterimanya setiap bulan disetorkan kepada Kepala Dinas PU, Zulkifli Harun yang juga turut menjadi pesakitan dalam perkara ini.

Martinus mengaku di hadapan majelis hakim yang dipimpin, hakim ketua Toni, dan dua hakim anggota, Ahmad Drajat dan Dahlia Panjaitan jika ia tidak mengetahui isi BAP menyebutkan perihal setoran tersebut.

"Itu tidak ada yang mulia," ujarnya.

Baca: Hakim Pertanyakan Kebijakan Zulkifli Angkat Honorer untuk Pelayanan Penerbitan IUJK

Baca: Sidang Lanjutan Dugaan Pungli Dinas PU Pekanbaru Digelar Maraton Hingga Malam

Tidak hanya Martinus, dua terdakwa lainnya, M.Khairil, dan Said Alkudiri juga mengaku hal serupa, mereka sama-sama tidak tahu jika isi BAP menyatakan setoran kepada Kepala Dinas itu

Mendengar jawaban itu, hakim Toni lantas meminta para pihak, untuk bersama-sama melihat BAP ke meja hakim.

Usai memperlihatkan BAP, hakim anggota, Dahlia Panjaitan bertanya kembali.

"Ini seluruhnya loh menyatakan setiap tiga bulan setor," sebutnya.

Martinus kembali menyangkalnya, ia menegaskan jika tidak pernah menyatakan hal itu dalam BAP.

Sangkalan ini juga dilakukan dua terdakwa lainnya. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help