TribunPekanbaru/

7 Pasang Bakal Calon Kepala Daerah Serentak Ikuti Tes Kesehatan, Ini Jadwal dan Prosesnya

dr Syukri mengatakan, bakal calon akan mengikuti sejumlah rangkaian tes kesehatan yang sudah disiapkan pihak tim kesehatan.

7 Pasang Bakal Calon Kepala Daerah Serentak Ikuti Tes Kesehatan, Ini Jadwal dan Prosesnya
Tribun Pekanbaru/ Alex
rapat di kantor KPU Riau dan sejumlah stakeholder, Kamis (11/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Sebanyak 7 pasang kepala daerah, yang terdiri dari 4 bakal calon gubernur dan wakil gubernur, dan 3 pasang dari bakal calon bupati dan wakil bupati Indragiri Hilir akan menjalani tes kesehatan secara serentak pada Jumat (12/1) dan Sabtu (13/1).

Pemeriksaan kesehatan tersebut di RSUD Arifin Achmad. Pemeriksaan kesehatan tersebut rencananya akan dimulai pada pukul 07.30 WIB pagi. Namun masing-masing bakal calon diminta hadir mulai pukul 07.00 pagi, mengingat shalat Jumat pada siangnya.

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, dr Syukri mengatakan, bakal calon akan mengikuti sejumlah rangkaian tes kesehatan yang sudah disiapkan pihak tim kesehatan.

"Kita juga meminta agar paslon bisa mempersiapkan diri sebelum tes. Paslon juga harus mengkomunikasian obat-obatan apa yang dikonsumsinya saat ini," kata dr Syukri, usai mengikuti rapat bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau untuk persiapan tes kesehatan, di kantor KPU Riau, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru, Kamis (11/1).

Selain itu, pihaknya juga meminta paslon untuk berpuasa mulai dari jam 22.00 malam, hingga saat pemeriksaan. Namun untuk minum air putih masih diperbolehkan.

Sedangkan untuk pemeriksaan psikologis, Syukri juga mengingatkan agar paslon tidur cukup di malam hari. Sehingga ketika bangun pagi dan saat tes, kondisi psikis yang stabil.

Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi yang turut hadir di KPU Riau usai melakukan rapat tersebut mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan lokasi dan perlengkapan pemeriksaan.

"Fasiltas ada di lantai 3 dan 5 RSUD, yangbkami siapkan untuk lokasi pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kali ini kita buat lebih terbatas, sehingga tidak banyak orang yang lalu lalang, dan independensi peserta terjaga," ujarnya.

Tim atau keluarga yang mengantarkan ke RSUD juga dibatasi, sehingga hanya untuk satu orang yang dapat mengantar hingga pergantian pakaian. Tujuannya menurut dia adalah, agar pemeriksaan berjalan efisien.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut menurutnya juga tidak akan mengganggu pasien lainnya. Karena sudah disiapkan LO dari RSUD untuk mengarahkan masing-masing paslon, dan tempatnya juga sudah disiapkan khusus.

Ditambajkannya, pemeriksaan akan dilakukan selama dua hari. Jika tidak ada pemeriksaan tambahan, maka hasilnya akan diumumkan pada tanggal 15 Januari 2018 mendatang. (ale)

Penulis: Alex
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help