Dumai

Disuruh Pakai Tas dari Malaysia Kurir Sabu Lintas Negara Diupah Rp 40 Juta, Ditangkap di Dumai

CF mengaku menerima perintah dari seseorang di Johor untuk membawa sabu ke Kota Dumai.

Disuruh Pakai Tas dari Malaysia Kurir Sabu Lintas Negara Diupah Rp 40 Juta, Ditangkap di Dumai
tribunpekanbaru/fernando
AKBP Restika PN (Kapolres Dumai) dan Adhang Nugroho (Kepala KPP Bea Cukai Dumai) memperlihatkan barang bukti Sabu seberat 1,98 Kg. Sabu rencannya diselundupkan lewat Terminal Penumpang Pelindo Dumai, Selasa kemarin. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAITIMUR- Dua warga Aceh yang terlibat penyelundupan sabu, Selasa (9/1/2018) di Kota Dumai ternyata masih satu jaringan.

Keduanya punya peran sebagai kurir.

CF bertugas membawa paket sabu dalam dua paket dari Johor, Malaysia.

Pria 26 tahun menyimpan bubuk kristal dalam bungkusan aluminium di sebuah tas ransel warna abu-abu.

Ia mendapat upah sekitar Rp 40 juta sebagai kurir sabu lintas negara.

CF berencana menyerahkan sabu kepada SP.

"Saya cuma disuruh bawa saja pakai tas dari Malaysia," ujar CF dalam ekspos bersama Polres Dumai dan KPP Bea Cukai Dumai, Kamis (11/1/2018).

Ia mengaku sudah satu tahun bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia.

Baca: Masuk Indonesia Pakai Kapal Angkut Garam, Pria Bawa 1,98 Kg Sabu dari Malaysia Dalam Ransel

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help