Bengkalis

Dalam Satu Hari Polres Bengkalis Gulung 5 Tersangka Narkoba  

RZ memang sudah jadi TO sementara empat lainya pengungkapan yang dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat

Dalam Satu Hari Polres Bengkalis Gulung 5 Tersangka Narkoba  
TribunPekanbaru/Muhammad Natsir
Kapolres Bengkalis Abas Basuni Saat menyampaikan Press Realease di Mapolres Bengkalis, Jumat (12/1) siang 

"Pemasok narkoba SR tersebut saat ini juga masih dalam pengungkapan kita. Dan masih dalam pengejaran, "terang Abas Basuni.

Penangkapan selanjutnya di TKP Jalan Pertanian Duri Barat kecamatan Mandau atas nama SD sekitar pukul 17.00 WIB. Dari tangan pelaku di amankan tiga paket sabu. "Selain itu, kita juga mengamankan uang tunai sebesar satu juta rupiah," kata Kapolres.

Dari pengakuan tersangka SD, barang haram miliknya berasal dari OY. Pemasok bernama OY inipun sampai sekarang masih dalam pengejaran.

Sementara tersangka di yang diamankan di Kelurahaan Babusalam kecamatan Mandau SU dan barang bukti diamankan di waktu yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. "Barang Bukti dari SU ini barang bukti di dapat juga sama dari OY yang saat ini dikejar pihak kepolisian," tambah Kapolres.

Sementara penangkapan terakhir di TKP yang sama di kelurahan Babusalam kecamatan Mandau bernama AJ sekitar pukul 18.00 WIB. "Barang bukti dari tangan pelaku diamankan menurut keterangan berasal dari TF dan sedang kita buru juga, " pungkas Kapolres Bengkalis.

Dari pemeriksaan sementara penyidik satnarkoba , empat orang yang diamankan ini diduga pemain baru. Namun satu orang lagi atas nama RZ yang diamankan di kawasan perkebunan PT Meskom merupakan target operasi Satnarkoba Polres Bengkalis.

"Kalau untuk RZ memang sudah jadi TO kita sejak lama, dan berhasil kita amankan. Sementara empat orang lainya yang kita amankan kemarin merupakan pengungkapan dari informasi dari masyarakat, " tandasnya.

Lima orang yang berhasil diamankan di awal tahun 2018 ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 dan pasal 111 ayat satu Undang undang narkotika nomor 35 tahun 2009. Dengan ancaman paling tinggi 5 tahun. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help