Pelalawan

Dapil I Dipecah Menjadi Dua Pada Pileg 2019, KPUD Pelalawan Tunggu Putusan Pusat

Usulan itu telah disampaikan pihaknya saat rapat koordinasi (Rakor) dengan KPUD Riau beberapa waktu yang lalu.

Dapil I Dipecah Menjadi Dua Pada Pileg 2019, KPUD Pelalawan Tunggu Putusan Pusat
internet
Komisi Pemilihan Umum

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pelalawan mengajukan penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang. Dari empat Dapil sebelumnya akan bertambah menjadi lima.

Dapil yang diusulkan untuk dipecah oleh KPUD Pelalawan yakni Dapil I yang meliputi Kecamatan Pangkalan Kerinci, Langgam, dan Bandar Seikijang. Pada Pileg tahun 2014 lalu, ketiga kecamatan ini satu Dapil dengan jumlah kursi yang diperbutkan mencapai 12 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

"Dapil I dulu menjadi dua Dapil. Dimana Pangkalan Kerinci tersendiri menjadi satu Dapil dengan jumlah kursi tujuh. Sedangkan Langgam dan Bandar Seikijang tetap satu dapil dengan lima kursi," beber Ketua KPUD Pelalawan, Nasarudin US, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (12/1).

Nasarudin menerangkan, usulan itu telah disampaikan pihaknya saat rapat koordinasi (Rakor) dengan KPUD Riau beberapa waktu yang lalu. Oleh KPU Riau, permohonan itu akan dibawa ke KPU pusat untuk dipertimbangkan dan diputuskan.

"Yang berhak memutuskan itu (KPU) pusat. Kita tinggal menunggu saja. Sebelum penetapan DCT (Daftar Caleg Tetap), keputusan itu pasti sudah keluar," tukasnya.

Keputusan memecah Dapil I dimana Kecamatan Pangkalan Kerinci menjadi satu dapil mengingat Bilangan Pembagi Penduduk Daerah (BPPD) di Pangkalan Kerinci sudah memenuhi unsur. Termasuk persyaratan lainnya sudah terpenuhi.

Saat itu jumlah penduduk di Pangkalan Kerinci mencapai 78.543 jiwa dengan jumlah kursi mencapai tujuh. Sedangkan Kecamatan Bandar Seikijang mencapai Rp 23.252 jiwa dan Langgam sebanyak 31.727 jiwa, menghasilkan lima kursi.

Penulis: johanes
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved