Kepulauan Meranti

Dewan Soroti Minimnya Kontribusi PAD Meranti, Segera Panggil OPD Terkait 

Dedi mengatakan, selama ini OPD tidak menjadikan retribusi ataupun pajak sebagai salah satu point prestasi.

Dewan Soroti Minimnya Kontribusi PAD Meranti, Segera Panggil OPD Terkait 
shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Minimnya konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepulauan Meranti dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, menuai sorotan dari Komisi II DPRD.

Anggota Komisi II DPRD, Dedi Putra menilai minimnya target PAD pada 2018 ini bukti jika masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti tidak serius dalam menggenjot PAD.

"Mereka tidak serius, tampaknya mereka menganggap jika PAD bukan prioritas," ujar politisi PPP ini, Jumat (12/1/2018).

Dedi mengungkapkan, bahwa PAD Meranti tahun 2018 ini diproyeksi hanya Rp 82 miliar.

Hanya 5 persen saja dari postur APBD 2018 Meranti yang sebesar Rp1,1 triliun.

Dedi mengatakan, selama ini OPD tidak menjadikan retribusi ataupun pajak sebagai salah satu point prestasi.

Baca: Ibu Tiga Anak Ini Akui Bunuh Suaminya. Jasad Korban Ditanam di Kebun Coklat Dekat Rumah

Baca: Tak Kuat Berontak Pelajar di Rengat Jadi Korban Pencabulan di Semak-semak Belakang Rumah Kosong

"Mereka selama ini mengira jika serapan anggaran dan keberhasilan pembangunan infrastuktur saja yang menjadi indikator keberhasilan, sementara PAD tidak," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help