Pilgub Riau 2018

DP4 Pilgubri di Rohul meningkat 89 Ribu Pemilih

Data tersebut diperoleh dari hasil sinkronisiasi data penduduk dari Kemendagri serta data pemilih pilkada Rohul sebelumnya.

DP4 Pilgubri di Rohul meningkat 89 Ribu Pemilih
TribunPekanbaru/Donny Kusuma
Komisioner KPU Rohul, Sri Wahyudi 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Fahrizal melalui Komisioner Divisi SDM dan Sosialisasi KPU Rohul Sri wahyudi S.Kom, mengaku ‎ telah menerima data daftar penduduk potensial pemilih pemilhan (DP4) dari KPU RI.

Ia menambahakan, dari DP4 yang diterima, jumlah pemilih di Rohul meningkat 89.928 pemilih, dibandingkan daftar pemilih tetap pilkada Rohul tahun 2015 lalu.

Ia mengungkapkan, untuk Pilgubri 2018, jumlah DP4 Rohul 16 kecamatan berjumlah 376.055 pemilih, terdiri dari DP4 laki laki 192.225 dan Jumlah DP4 perempuan 183.830 pemilih, yang tersebar di 963 TPS di 145 Desa dan Kelurahan.

‎Diakuinya, data tersebut diperoleh dari hasil sinkronisiasi data penduduk dari Kemendagri serta data pemilih pilkada Rohul sebelumnya.

"Dari jumlah DP4 yang diterima terjadi peningkatan pemilih sebesar 89.928 pemilih, dibandingkan daftar pemilih tetap pilkada rohul tahun 2015 lalu yang berjumlah 286.127 pemilih,"katanya, Jumat (12/1/2018)

Menurutnya, DP4 Pilgubri ini, akan dilakukan singkronisasi dengan DPT Pilkada Rohul yang menjadi Pemilihan terakhir, dari hasil singkronisasi kemudian KPU Rohul akan menyampaikan hasilnya ke KPU Riau, sebagai bahan KPU Rohuk melakukan Pemutakhiran data.

"N‎antinya kita akan lakukan pencocokan dan penilitian (Pencoklikan) mulai tanggal 20 januari, hingga 18 februari 2018. untuk Pencoklikan ini, KPU Rohul akan menurunkan 1 orang petugas di setiap TPS untuk melakukan pencoklikan di 963 tps yang ada di Rohul,"jelasnya

Sri wahyudi menerangkan, setelah pencoklikan DP4 data, kemudian akan berubah menjadi daftar pemilih hasil perbaikan untuk kemudian diusulkan PPK ke KPU Rohul guna ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS) pada 10 Maret mendatang.

Setelah DPS ditetapkan, tambahnya, DPS ini akan dikembalikan lagi ke PPK dan PPS, untuk mendapat sanggahan serta membuka kesemptan warga yang belum terdata selama 10 hari.

"Setelah masa sanggah 10 hari maka barulah kemudian kita menetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) sekitar bulan april 2018," Pungkasnya.

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help