TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Dua Malam Hilang, Petani Ini Ditemukan Lemas di Kebun Karet

Saat ditemukan, tidak ada cidera yang dialami Mopik. Hanya lemah saja lantaran tidak mendapat asupan makanan

Dua Malam Hilang, Petani Ini Ditemukan Lemas di Kebun Karet
TribunPekanbaru/Guruh BW
Begitu ditemukan, Mopik langsung mendapatkan perawatan medis. 

 
Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Setelah dua malam dikabarkan hilang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Tebingtinggi Barat dan puluhan warga Desa Kuala Merbau berhasil menemukan Mopik (70) seorang warga yang hilang saat menyadap getah di kebun karet miliknya.

Mopik baru berhasil ditemukan di dalam kebun karetnya pada Jumat (12/1/2018) pukul 14.00 WIB dalam kondisi lemah setelah dinyatakan hilang pada Rabu (10/1/2018) siang kemarin.

"Tidak ada cidera, hanya lemah saja lantaran tidak mendapat asupan makanan," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Afrizal.

Edy Afrizal mengatakan, ia juga baru menerima adanya laporan warga yang hilang pada Kamis (11/1/2018) pagi dari warga Pulau Merbau melalui aplikasi daring Whatsapp.

"Begitu dapat informasi dari warga, saya langsung kerahkan 4 personil BPBD ke lokasi," ujar Edy.

Sebelum dinyatakan hilang, pagi-pagi sekali Mopik pamit kepada anaknya untuk menyadap getah karet di kebunnya miliknya.

"Rutinitas Mopik setiap hari memang menyadap karet di kebun miliknya. Kebunnya juga tidak terlalu jauh dari rumahnya, hanya beberpa ratus meter saja," ujar Edy Afrizal.

Namun, hinggga menjelang petang, Mopik tak kunjung pulang dari kebunnya.

"Rabu siang itu ada warga yang melihat Mopik masih di kebun sedang menyadap karet di kebunnya, setelah itu warga tersebut tidak tau lagi," ujarnya.

Lantaran tak kunjung pulang, keluarga Mopik bersama puluhan warga mencari keberadaan Mopik di lokasi terakhir yang dikabarkan oleh saksi mata.

Namun, Mopik tidak kunjung ditemukan. Bahkan pencarian tersebut berlanjut hingga Kamis pagi.

"Sampai warga mendirikan kemah di hutan sekitar kebun Mopik," ujar Edy.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help