Kampar

Tersangka Belum Ada, Keluarga Korban Main Hakim Sendiri di Rimbo Panjang Bertanya-tanya

Vicki tewas dipukuli warga malam itu. Ia menjadi bulan-bulanan kemarahan warga setelah diteriaki begal.

Tersangka Belum Ada, Keluarga Korban Main Hakim Sendiri di Rimbo Panjang Bertanya-tanya
istimewa
Seorang diduga begal tewas diamuk massa di Dusun Dua jalur 2 Rimbo Panjang, Kampar. Sepeda motornya pun dibakar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Hampir sebulan main hakim sendiri yang menewaskan Wahyu Fikranda di Desa Jalur Highway Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, berlalu. Sampai sekarang, Kepolisian Resor Kampar belum mentersangkakan satu pun pelaku.

Keluarga almarhum Vicki, sapaan akrabnya, bingung sekaligus bertanya-tanya. Keluarga mulai mengeluh karena pengungkapan pelaku belum mendapat titik terang sejak terjadi Sabtu, 16 Desember 2017 lalu.

Bibi almarhum, Eli mengeluhkan lambannya penanganan kasus tersebut. Sementara keluarga belum mendapat penjelasan yang rinci ihwal perkembangannya. "Kenapa belum ada juga pelakunya? Sudah mau sebulan. Penjelasan sama keluarga nggak ada juga," ujarnya, Jumat (12/1/2018).

Eli mengatakan, penanganan kasus ini seakan hilang begitu saja. Padahal, menurut dia, petunjuk sudah banyak. Bahkan saksi pun sudah ada. Ditambahkan dia, perkembanganan kasus ini tidak sesuai dengan pernyataan Kepala Kepolisian Daerah Riau dan Kepala Polres Kampar sebelumnya.

"Kan sudah jelas. Katanya yang ronda (diduga pelaku yang pertama sekali menemui korban Fikri)," kata Eli. Menyikapi keadaan ini, ia mengaku keluarga hanya bisa menunggu perkembangan dalam penanganan kejadian tragis yang menimpa keponakannya itu.

‎Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kampar, AKBP. Deni Okvianto menyatakan pelaku penganiayaan akan diungkap. "Tetap dilakukan penyelidikan siapa yang berbuat penganiayaan dan harus bertanggung jawab," tegasnya melalui pesan Whatsapp, Senin (18/12).

Vicki tewas dipukuli warga malam itu. Ia menjadi bulan-bulanan kemarahan warga setelah diteriaki begal. Kepolisian menyebutkan, Vicki ditemui di pinggir jalan raya oleh warga yang sedang ronda. Vicki tidak sedang melakukan aksi kejahatan.

Pria 20 tahun warga Jalan Ahmad Yani, Bangkinang Kota itu tersudut saat diinterogasi warga. Ia sempat lari, namun warga berhasil menangkapnya. Akhirnya, dipukuli sampai babak belur. Kepalanya mengeluarkan banyak darah.

RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru menyatakan Vicki meninggal. Sepeda motor yang digunakan Vicki malam itu juga hangus dibakar massa. (*)‎

Tags
Bangkinang
Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help