Bengkalis

Pengadilan Tinggi Pekanbaru Ringankan Hukuman Dua Terdakwa Mutilasi Rupat

Dari keputusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru, terdakwa Herianto alias Heri sebelumnya pada PN Bengkalis divonis hukuman pidana mati

Pengadilan Tinggi Pekanbaru Ringankan Hukuman Dua Terdakwa Mutilasi Rupat
Tribun Pekanbaru/ Muhammad Natsir
Pembacaan Tuntutan Terdakwa Herianto Kasus Pembunuhan dan Mutilasi di Rupat Utara. 

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Herianto dan Andrean alias Gondrong terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi di Rupat Utara mendapat keringanan dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru terhadap hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Pasalnya pada sidang banding di Pengadilan Tinggi memangkan permohonan kedua kedua terdakwa tersebut.

Hal ini diungkap Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Bengkalis Robi Harianto, Selasa (16/1/2018) Siang. Menurut Robi pihaknya telah menerima salinan putusan dari Pengadilan Tinggi Pekanbaru terkait upaya hukum banding dilakukan terdakwa.

"Semalam kita terima salinan putusannya tanggal 15 Januari. Hukuman terdakwa di Pengadilan Tinggi lebih ringan dibandingkan putusan sebelumnya di PN Bengkalis," kata Robi.

Dari keputusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru, terdakwa Herianto alias Heri sebelumnya pada PN Bengkalis divonis hukuman pidana mati berubah menjadi hukuman pidana seumur hidup. Begitu juga Andrean alias gondrong yang sebelumnya di vonis PN Bengkalis hukuman pidana seumur hidup berubah menjadi hukuman pidana penjara dua puluh tahun penjara.

Terkait putusan pengadilan tinggi ini, pihak Kejari Bengkalis masih pikir pikir terlebih dahulu upaya hukum selanjutnya. "Kita masih pikir pikir dulu, karena masih ada waktu empat belas hari untuk menentukan sikap upaya hukum selanjutnya" kata Robi.

Pihaknya juga mengaku juga melihat upaya hukum dari dua terdakwa ini. Kalau kedua terdakwa mengajukan Kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi, kita siap untuk menghadapi kasasi, "tandasnya.

Seperti diketahui, pada sidang di Pengadilan Negeri Bengkalis lalu tiga terdakwa pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Rupat Utara di putus bervariasi oleh pengadilan Negeri Bengkalis. Seperti Ali Akbar di vonis 20 tahun penjara, Andrean alias Gondrong di vonis hukuman pidana seumur hidup. Sementara Herianto alias Heri divonis hukuman mati.

Mereka bertiga dianggap majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan perbuatan sesuai dakwaan ke satu Jaksa Penuntut Umum pasal 340 Junto Pasal 55 Ayat 1 KUHP memjatuhkan dengan hukuman maksimal.

Dua dari terdakwa pembunuhan serta mutilasi ini yakni Herianto dan Andrean keberatan terhadap hukuman tersebut. Mereka secara tegas mengatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Bengkalis tersebut dihadapan hakim.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help