Kampar

Terpancing Postingan di Medsos, Begini Alasan Pria Ini Menghina Presiden

Hizbullah mengaku terikut-ikut oleh akun Facebook lain. Postingan di Facebook yang berkonten SARA dan penghinaan

Terpancing Postingan di Medsos, Begini Alasan Pria Ini Menghina Presiden
TribunPekanbaru/Nando
Kasi Pidum Kejari Kampar Heriyanto menanyai tersangka saat pelimpahan berkas Tahap Dua dari Mabes Polri, Rabu (17-1-2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Hizbullah menyesali perbuatannya menghina Presiden dan Ibu Negara serta mengumbar kebencian menyangkut SARA melalui jejaring sosial, Facebook.

Namun penyesalannya tidak membuat dia lepas dari jeratan hukum.

Kini ia meringkuk di balik jeruji. Pria 39 tahun ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Bangkinang dan menanti persidangan di Pengadilan Negeri Bangkinang.

Pemilik akun Facebook "Fajrul Annam" ini terjerat oleh sekitar 19 postingan yang berkonten penghinaan.

Postingan itu dijadikan barang bukti oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Kepada Jaksa, Hizbullah mengaku terikut-ikut oleh akun Facebook lain.

Postingan di Facebook yang berkonten SARA dan penghinaan terhadap Kepala Negara sedang marak.

"Saya jadi ikut-ikutan memposting. Apa yang saya dapat di Facebook," ungkap Jaksa Penuntut Umum, Agung Irawan menirukan pengakuan Hizbullah setelah proses pelimpahan berkas penyidikan Tahap Dua, Rabu (17/1/2018).

Menurut Agung, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang itu mengaku benci terhadap Kepala Negara. Sehingga semua isu yang berkembang dijadikan meme.

"Meme dieditnya sendiri. Lalu mempostingnya dengan niat supaya lebih banyak yang tahu," ujar Agung yang juga Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara ini. 

Halaman
12
Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help