TribunPekanbaru/

Advertorial

Hunian Nyaman, Perumahan Arengka Lestari dan Permata Ratu

Lokasi perumahan ini sangat dekat dengan pusat perbelanjaan, pusat perdagangan, perkantoran, prasarana pendidikan, pusat pertokoan,

Hunian Nyaman, Perumahan Arengka Lestari dan Permata Ratu
.
Perumahan Arengka Lestari 

Perumahan Arengka Lestari

SUKSES dengan program Perumahan Arengka Lestari tahap I, kini Perumahan Arengka Lestari hadir untuk tahap II, di lokasi yang sama, yakni Jalan Bundo Kanduang, Tuanku Tambusai, yang berlokasi tidak jauh dari perempatan SKA, Pekanbaru.

Lokasi yang sangat strategis ini menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki perumahan, yang memiliki 50 kaplingan tanah, yang sebagian sudah dibangun.

Lokasi perumahan ini sangat dekat dengan pusat perbelanjaan, pusat perdagangan, perkantoran, prasarana pendidikan, pusat pertokoan, dan dekat ke air port dan juga terminal.

Marketing Executive New Arengka Lestari, Anggi Kusumawardhani mengatakan, ada pun type yang tersedia di New Arengka Lestari adalah type 36+ dengan ukuran tanah 120 (sold out), type 36 premium dengan ukuran tanah 180, type 54 dengan ukuran tanah 200 hingga 300 meter, dan type 65 dengan ukuran tanah 200 meter.

Dikatakan Anggi, khusus di penghujung tahun ini, pihaknya memberikan promo khusus, yakni dengan cashback bagi konsumen sebanyak Rp 5 juta. "Ini promo khusus akhir tahun yang diberikan untuk konsumen," kata Anggi kepada Tribun, di lokasi perumahan tersebut, Sabtu (30/12).

Perumahan juga menawarkan banyak keunggulan lainnya, di antaranya adalah free sumur bor, filter air, pompa air, listrik dengan daya 1.300, lokasi ramai, dekat dengan masjid, Sertifikat Hak Milik (SHM) dan berbagai keunggulan lainnya.

Selain itu, seluruh type memiliki kualitas bangunan yang sama, di antaranya, atap menggunakan baja ringan, struktur beton bertulang, penutup atap dan plafon metal furing gypsum, kusen jendela alumunium, plafon yang tinggi, dan berbagai kelebihan lainnya.

Saat ini perumahan tersebut menurut Anggi tinggal 6 unit, walau yang terbangun baru 25 unit, namun sebagian konsumen tidak langsung membangun rumah, namun hanya membeli tanah kaplingan di sana, kemudian membangun sendiri.

"Sekarang tinggal enam unit yang belum terjual, karena sebagian konsumen membeli tanah dan membangun sendiri," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help