Siak

Dewan Bakal Panggil Dinas PU Tarukim Siak, Ini Penyebabnya

Permasalahan itu masih dalam perbincangan komisi III. Rencananya bakal mengagendakan membahas masalah tersebut secara resmi.

Dewan Bakal Panggil Dinas PU Tarukim Siak, Ini Penyebabnya
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pengerjaan pembersihan saluran parit di Bungaraya, pada 16 Januari 2018 lalu menuai pertanyaan. Sehingga heboh dengan tudingan, Dinas PU Tarukim Siak kerjakan proyek 2017 pada Januari 2018.

Anggota Komisi III DPRD Siak Syamsurizal mengaku kaget dengan informasi tersebut. Dia menilai Dinas PU Tarukim Siak terlalu berani mengerjakan program 2017 pada 2018.

Saat ini pihaknya sedang mendalami pengerjaan proyek tersebut. Bahkan ia menyebut, belum mungkin ada pengerjaan fisik dengan APBD 2018 pada 16 Januari 2017.

"Ya ini sangat mengherankan. Karena ada proyek fisik berupa pembersihan saluran pada pertengahan Januari 2018. Maka saat kami kami sedang mendalaminya," kata dia, Kamis (25/1/2018).

Ia menyebut, permasalahan itu masih dalam perbincangan komisi III. Rencananya bakal mengagendakan membahas masalah tersebut secara resmi. Baru kemudian memanggil pihak Dinas PU Tarukim.

"Tentu kita harus kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Barulah mereka kita panggil, dan kita pertanyakan," kata pria yang akrab dipanggil Budi tersebut.

Budi mempertanyakan Dinas PU Tarukim Siak menggunakan anggaran apa untuk melaksanakan pekerjaan itu. Jika anggaran swakelola 2017, kata dia seharusnya diselesaikan sebelum 31 Desember 2017. Namun, jika anggaran 2018, APBD belum cair.

"Kecuali dia menggunakan anggaran pribadi, itu mungkin amal jariyahnya ya," kata dia.

Pihaknya juga belum bisa menghubungi pihak Bidang Pengairan Dinas PU Tarukim hingga saat ini.

"Sebelumnya ada juga media yang menanyakan kepada saya. Kenapa kok dibiarkan ada pengerjaan yang dilaksanakan di luar batas waktu? Ini juga cukup menggelitik kita, apalagi komisi III memang itu tupoksinya," kata dia.

Dia menegaskan, pihaknya tidak pernah membiarkan adanya dinas yang sewenang-wenang melaksanakan program. Karena itu dia meminta masyarakat ikut mengawasi kinerja pemerintah, dan bisa memberikan laporan ke DPRD Siak.

Sebelumnya, Honorer Juru Pengairan Darwis mengatakan di Buantan Besar ada sekitar 10 Km yang dikerjakan, pada Selasa (16/1) lalu.

Kepada wartawan ia menyebut pekerjaan itu merupakan swakelola 2017. Keterlambatan pengerjaannya disebabkan oleh keterlambatan pencairan dana. Karena dana baru cair pada Desember 2017.

Tags
Dinas PU
Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help