Pelaku Pembunuhan Dera Dewanti Ngaku Telanjangi Korban Untuk Hilangkan Jejak, Jasad Lalu Dibuang

Keluarga korban pembunuhan, Dera Dewanti Dirgahayu (38), menangis ketika menyaksikan press release kasus pencurian dan kekerasan

Pelaku Pembunuhan Dera Dewanti Ngaku Telanjangi Korban Untuk Hilangkan Jejak, Jasad Lalu Dibuang
Kolase/TRIBUNSOSLO
Dera Dewanti 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BOYOLALI - Keluarga korban pembunuhan, Dera Dewanti Dirgahayu (38), menangis ketika menyaksikan press release kasus pencurian dan kekerasan (curas) disertai unsur pembunuhan di Markas Polres Boyolali, Jawa Tengah, Senin (29/1/2018).

Pantauan Kompas.com, keluarga korban terdiri kakak kandung, kakak ipar, adik kandung dan keponakan, itu tak kuasa menahan air mata ketika tersangka Beki Efrianto alias KY (21) akan dimasukkan ke mobil dan dibawa ke ruang tahanan polres.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi dalam pers rilis bersama tersangka kasus curas yang disertai unsur pembunuhan, Beki Efrianto alias KY di Mapolres Boyolali, Jawa Tengah, Senin (29/1/2018).
Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi dalam pers rilis bersama tersangka kasus curas yang disertai unsur pembunuhan, Beki Efrianto alias KY di Mapolres Boyolali, Jawa Tengah, Senin (29/1/2018). (KOMPAS.com/Labib Zamani)

Keluarga juga mengeluarkan kata makian kepada tersangka Beki yang mendapat pengawalan ketat polisi menuju mobil. Mereka emosi lantaran korban yang sudah kondisi meninggal ditelanjangi tersangka dan jasadnya dibuang di tepi jalan pintu masuk selatan objek wisata Waduk Cengklik, Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

"Harapan kita (keluarga) tersangka bisa mendapatkan hukuman yang setimpal dan hukuman mati juga," kata kakak ipar korban, Agnes Karmila kepada Kompas.com di Polres Boyolali, Senin.

Tersangka Beki mengaku nekat masuk ke rumah korban untuk mencuri barang berharga karena kalah judi. Namun aksinya tersebut diketahui korban yang saat itu terbangun dari tidur.

Karena panik, tersangka Beki kemudian mengikat kedua tangan dan menyumpal mulut korban. Tersangka juga memukul korban sebanyak tiga kali hingga membuat pelipis korban bengkak.

“Saya menelanjangi korban untuk menghilangkan jejak. Jasadnya saya buang ke waduk cengklik biar identitasnya cepat diketahui orang. Kalau enggak diketahui identitasnya saya malah menanggung dosa lebih besar,” kata dia.

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, tersangka Beki tertangkap di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, pada Jumat (26/1/2018) siang dalam kurun waktu lima hari pascakejadian.

 
"Pada Jumat pukul 13.00 WIB tersangka kami amankan di wilayah Indragiri Hulu, Riau," terang AKBP Aries.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Kapolres, tersangka awalnya berniat untuk mencuri barang berharga di rumah korban karena kalah judi.

Namun, aksinya tersebut justru diketahui korban. Tersangka panik kemudian mengikat kedua tangan dan menyumpal mulut Dera menggunakan kain hingga korban tewas lantaran tidak bisa bernapas.

"Mengetahui korbannya meninggal, tersangka melepas seluruh pakaian korban. Korban diseret dan dimasukkan ke mobil dan dibuang ke tepian jalan masuk objek wisata Waduk Cengklik Boyolali supaya segera diketahui orang," katanya.

Baca juga : Pembuang Jasad Perempuan di Waduk Cengklik Tertangkap di Riau

Setelah membuang jasad korban, tersangka melarikan diri menggunakan mobil Honda Jazz silver AB 1921 VS dan bekal uang Rp 2,7 juta yang diambil dari dompet korban ke arah Bekasi Kota. Mobil korban diparkirkan oleh tersangka di Stasiun Bekasi Kota dan pelaku melarikan diri ke Indragiri Hulu, Riau.

“Tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan hingga membuat korban meninggal dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” katanya.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help