Kepulauan Meranti

Pemkab Meranti Naikkan Denda Bagi PNS yang Pindah

Selain tidak mengakomodir PNS yang mengajukan pindah, Pemkab Kepulauan Meranti menaikkan denda hingga seratus persen lebih.

Pemkab Meranti Naikkan Denda Bagi PNS yang Pindah
Dok. Kemendagri
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Selain tidak mengakomodir PNS yang mengajukan pindah, Pemkab Kepulauan Meranti menaikkan denda hingga seratus persen lebih.

Kabid Mutasi dan Kepangkatan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hery Saputra mengatakan, denda yang diberlakukan bagi PNS pengangkatan 2017 sebesar Rp200 juta hingga Rp250 juta.

Denda sebesar Rp200 juta tersebut kata Hery diperuntukan bagi petugas kesehatan PTT.

Sedangkan Denda Rp250 juta, kata Hery diperuntukan bagi Guru Garis Depan (GGD).

"Hingga saat ini, belum ada PNS pengangkatan 2017 yang mengajukan pindah," ujar Hery Saputra, Selasa (30/1/2018).

Menurut Hery, sebelum denda dinaikan dan terbitnya edaran larangan bagi PNS, belasan PNS pindah dari Meranti.

"Pada 2017 lalu ada 15 PNS yang pindah, namun mereka pengangkatan tahun 2014. Khusus pengangkatan PNS 2014, dendanya cuma Rp100 juta," ujarnya.

Denda yang dibayarkan oleh belasan PNS tersebut kata Hery, diserahkan ke kas daerah sebagai pendapatan lain-lain yang sah.

"Jadi dendanya bukan buat BKD, melainkan untuk kas daerah," ujarnya.

Tags
PNS
BKD
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help