Kampar

Rawan Longsor, Jalan Lingkar Bangkinang dari Provinsi Akan Dijadikan Jalan Nasional

Jalan Lingkar dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau. Namun ia menilai, laik dijadikan jalan nasional.

Rawan Longsor, Jalan Lingkar Bangkinang dari Provinsi Akan Dijadikan Jalan Nasional
ILUSTRASI - Truk melintas dari jalan nasional lintas Riau-Sumbar, Selasa (7/3/2017). Jalan di Kilometer 69 Desa Kuok Kecamatan Kuok ini amblas, Senin (6/3/2017) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Jalan Lingkar Bangkinang masih berstatus jalan provinsi. Ini diakui Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Hambali dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Afdal.

Hambali mengatakan, Jalan Lingkar dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau. Namun ia menilai, laik dijadikan jalan nasional. "Tipenya sama dengan jalan nasional," ungkapnya, Selasa (30/1/2018).

Menurut Hambali, Pemkab Kampar akan mengusulkan agar Jalan Lingkar ditetapkan menjadi jalan nasional penghubung provinsi. Ia mengatakan, penyampaian usulan itu masih wewenang Pemprov Riau ke Pemerintah Pusat.

Jalan Lingkar mulai diaktifkan. Truk bertonase tinggi dialihkan ke Jalan Lingkar. Hambali mengatakan, Jalan Prof. M. Yamin, Bangkinang Kota nantinya akan diturunkan kelasnya menjadi jalan provinsi atau kabupaten. "Jadi jalan protokol," katanya.

Terpisah, Afdal mengatakan, penetapan status jalan adalah kewenangan Dishub. Ditanya soal kualitas Jalan Lingkar, ia meyakini Pemprov Riau pasti sudah mengujinya di laboratorium. Namun ia mengaku belum melihat hasil uji laboratorium itu.

Jalan Lingkar ‎tecatat telah beberapa kali longsor. Bahkan badan jalan amblas saat dalam masa pengerjaan. Sekarang, truk-truk bertonase tinggi diharuskan melintasi jalan tersebut. (*)‎

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved