Ragu si Dia Tak Perawan Lagi? Ini 6 Tanda Wanita yang Sudah 'Ditiduri', Pria Harus Tahu
Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Soal ciri-ciri perempuan perawan telah dikabarkan menurut berbagai versi.
Namun, ada versi riset dokter yang kira-kira menarik dibaca.
Seperti dilaporkan dr Dina Kusumawardhani dan dr Sophia B Hage, anggota redaksi medis Klikdokter, berikut ini.
Himen robek?
Sulit bagi seorang untuk menentukan apakah pasangannya masih perawan atau tidak.
Untuk mengetahuinya diperlukan pemeriksaan fisik teliti oleh seorang dokter.
Namun perlu Anda ketahui bahwa terdapat dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:
1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan.
2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali.
Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar.
Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi.
Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen.
Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.
Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan.
Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh.