RSUD Bengkalis Klarifikasi Pelayanan yang di Keluhkan Warga Bengkalis

Konfernsi pers digelar pihak rumah sakit memaparkan kejadian yang sempat diberitakan sejumlah media

RSUD Bengkalis Klarifikasi Pelayanan yang di Keluhkan Warga Bengkalis
Tribun Pekanbaru/ Muhammad Natsir
Konfrensi Pers RSUD Bengkalis penanganan pasien di keluhkan masyarakat Bengkalis 

Laporan wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis melakukan konfensi Pers terkait adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Bengkalis, Rabu (31/1/2018). Konfernsi pers digelar pihak rumah sakit memaparkan kejadian yang sempat diberitakan sejumlah media berdasarkan versi RSUD Bengkalis

Dalam konfrensi Pers ini pihak rumah sakit dipimpin langsung Wakil Direktur BidangPelayanan Rita Puspita, dia memaparkan kejadian tersebut dari informasi yang dirangkum dari petugasnya yang bertugas saat kejadian.

"Kami ingin memaparkan kejadian berdasarkan informasi yang saya rangkum dengan petugas kita yang bertugas saat kejadian. Di sini kami tidak mau mengatakan kronologis yang kami terangkan inin adalah yang benar, tapi ini versi kami, " ungkap Rita.

Menurut Rita kejadian pasien melahirkan yang sempat mengalami kejang kejang tersebut berawal dari rujukan seorang bidan bernama Yuliana. Pasien tersebut sudah di rawat selama dua hari di rumah bidan tersebut.

"Padahal menurut bidan yang merawatnya pasien tersebut tidak perlu di rawat. Karena belum masuk tahapan melahirkan.

"Pembukaannya masih jauh dari pembukaan melahirkan, pasien masih bisa jalan jalan. Namun karena ada kekhawatiran keluarga pasien makanya di rawat, " kata Rita.

Lanjut dia, karena selama dua hari tidak mengalami kemajuan, bidan langsung merujuk pasien ke RSUD Bengkalis untuk penamganan lebih lanjut. Pasien masuk ke RSUD Bengkalis sekitar pukul 23.30 WIB Minggu (28/1) kemarin malam langsung dibawa ke instalasi gawat darurat.

"Pada saat pertama kali masuk langsung di tangani perawat dan dokter, selain itu dokter yang melakukan pemeriksaaan juga berkonsultasi dengan dokter spesialis penangung jawab, " ungkap Rita.

Hasil konsultasi dengan dokter spesialis mengatakan pasien tidak mengalami kemajuan pada tahapan pembukaan melahirkan. Dokter spesialis menyarankan pasien dirangsang untuk mempercepat kemajuan jalan kelahirannya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help