Trans Celebes Bicycle Touring

Tasman Jen, Syaiful, Bambang dan Widodo Menelusuri Sungai Bakau dan Batu Karst Maros-Pangkep

Tasman Jen (60), personel Trio Lisoi bersama Syaiful (56), Bambang Trave (53) dan Widodo (53), berangkat dari Gowa menuju Desa Ramang-ramang Maros

Tasman Jen, Syaiful, Bambang dan Widodo Menelusuri Sungai Bakau dan Batu Karst Maros-Pangkep
Facebook/Tasman Jen
Tasman Jen (60), personel Trio Lisoi bersama Syaiful (56), Bambang Trave (53) dan Widodo (53), yang memulai Trans Celebes Bicycle Touring dengan bersepeda sekitar 1.800 Km, sedang menelusuri Sungai Bakau dengan batu-batu karst Maros-Pangkep 

Tasman Jen (60), personel Trio Lisoi bersama Syaiful (56), Bambang Trave (53) dan Widodo (53), yang memulai Trans Celebes Bicycle Touring dengan bersepeda sekitar 1.800 Km, melanjutkan perjalanan dari Gowa ke arah Maros. Berikut catatan perjalanannya yang dituliskan secara bersambung oleh Tasman Jen untuk pembaca Tribun Pekanbaru:

KAMIS, 18 Januari 2018 adalah hari keempat Safar kami. Pagi ini kami menuju Desa Ramang-ramang Maros, rencananya mendadak tercetus tadi malam.

Pada tahun 2010, aku sudah pernah berkunjung ke situ, tapi rasanya ingin kembali lagi dan mudah-mudahan bisa camping dan berbaur dengan penduduknya di lembah Ramang-ramang tersebut.

Kami berangkat pukul 07.30 pagi. Udara pagi masih cerah. Sepeda yang sarat beban, kami kayuh dari daerah Gowa ke arah Maros.

Baca: Tasman Jen, Syaiful, Bambang dan Widodo Memulai Trans Celebes Bicycle Touring. Tempuh Jarak 1.800 Km

Jalan raya Palopo-Makassar pagi itu agak ramai sehingga sepeda kami kadang menyempil di antara mobil-mobil.

Dusun Ramang-ramang yang berjarak 50 Km dari tempat kami di Gowa, bisa kami tempuh dengan sepeda dalam dua jam.

Jika menggunakan transportasi umum dari Makassar, kita dapat naik Pete-pete (angkot) jurusan Terminal Regional Daya, lalu lanjut naik Pete-pete jurusan Pangkep.

Kami berbelok di pertigaan Semen Bosowa. Dari pertigaan Bosowa bisa naik ojek atau naik Pete-pete lagi.

Kalau ingin hemat dengan alasan sehat boleh saja jalan kaki, karena jaraknya kira-kira hanya 500 meter. Ada plang tulisan Dermaga Ramang-Ramang segede gaban.

Halaman
1234
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help