TribunPekanbaru/

BPKAD Bengkalis Akan Lelang Kendaraan Roda Empat Aset Pemkab Bengkalis

elang kendaraan ini dilakukan untuk penghapusan aset yang tidak dimanfaatkan lagi

BPKAD Bengkalis Akan Lelang Kendaraan Roda Empat Aset Pemkab Bengkalis
diliputnews.com
Ilustrasi mobil dinas

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bengkalis berencana akan melakukan lelang terhadap sejumlah aset kendaraan roda empat milik pemerintah Bengkalis yang memiliki umur lebih dari tujuh tahun. Lelang kendaraan ini dilakukan untuk penghapusan aset yang tidak dimanfaatkan lagi.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Aset BPKAD Bengkalis Jumiharto kepada wartawan, Jumat (2/2) Siang. Menurut dia, setidaknya ada sebanyak 40 unit kendaraan yang akan dilelang tahun ini oleh pihaknya.

"Kendaraan yang kita lelang ini memang kendaraan yang kondisinya sudah tidak digunakan. Saat ini ada 40 unit yang akan kita ajukan untuk dilelang," terang Jumiharto.

Menurut dia, dari 40 unit yang akan diajukan untuk dilelang nantinya belum tentu semuanya bisa diterima oleh pihak ketiga sebagai pelaksana lelang. Tentu dilakukan terlebih dahulu pengecekan terhadap kondisi kendaraan tersebut.

"Baik kondisi fisik maupun kelengkapan dokumennya. Kalau memang ada dokumen kendaraan yang kurang, nanti kita lengkapi dahulu," terang Jumiharto.

Menurut dia, lelang terhadap kendaraan aset pemerintah Bengkalis untuk tahun ini tidak lagi lelang tertutup seperti tahun sebelumnya. Namun lelang terbuka dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Lelang (KPKNL) Dumai.

"Untuk lelang tahun ini lelang terbuka semua masyarakat bisa ikut untuk mendapatkan kendaraan lelang tersebut. Tidak seperti sebelumnya lelang kendaraan dinas biasanya tertutup," jelasnya.

Selain melakukan lelang terbuka sejumlah kendaraan roda empat tersebut, tahun 2018 ini juga pihak BPKAD Bengkalis juga telah membentuk tim khusus untuk melakukan penarikan kendaraan dinas. Tim ini nantinya akan melakukan penarikan kendaraan dinas khususnya roda empat yang masih digunakan sejumlah mantan pejabat.

Menurut dia, sejauh ini dari kendaraan yang belum dikembalikan ada sebanyak 24 kendaraan. Nantinya tim yang dibentuk inilah yang akan langsung melakukan penjemputan.

"Namun menjelang tim ini terbentuk, kita tetap melakukan pendekatan presuasif agar mereka bisa mengembalikan sendiri," terangnya.

Jika pendekatan yang dilakukan tidak juga mendapat respon, tim yang telah dibentuk akan melakukan tugasnya. "Yang pastinya kita lakukan secara baik baik dulu, kita juga masih ingin menjaga hubungan baik," tandasnya.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help