Kampar

Hampir Setiap Hari Kasus Narkoba Diungkap, Polres Kampar Berharap BNN Segera Defenitif

Kepolisian hampir setiap hari mengungkap kasus Narkoba di Kampar. Ini menandakan maraknya peredaran Narkoba di Kampar.

Hampir Setiap Hari Kasus Narkoba Diungkap, Polres Kampar Berharap BNN Segera Defenitif
TribunPekanbaru/Nando
Kapolres Kampar AKBP. Deni Okvianto memusnahkan barang bukti Sabu,Jumat (2-2-2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepolisian Resor Kampar masih menunggu perkembangan pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kampar.

Pembentukan BNN di Kampar sedang diproses oleh Pemerintah Kabupaten Kampar.

Kepala Polres Kampar, AKBP. Deni Okvianto sangat mendukung pembentukan BNN di Kampar .

Ini dikarenakan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kampar sudah memprihatinkan.

"Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Kampar meminta kita memberikan data dan analisa. Kita sudah serahkan. Sesudah itu dibawa ke Jakarta, dalam hal ini BNN Pusat," ujar Deni, Jumat (2/2/2018).

Menurut Deni, Pemkab Kampar selalu melibatkan Polres dalam pembentukan BNN.

Ia berharap, BNN Kampar segera defenitif agar penanganan kasusnya bisa menyentuh sampai ke pelosok.

"Karna ‎penangkapan-penangkapan yang kita lakukan, itu banyak di ujung-ujung desa," ujar Deni. Ditanya soal komposisi kepengurusan BNN Kampar yang memungkinkan akan dipimpin dari unsur kepolisian, ia belum tahu.

Sebelumnya, Polres Kampar menggelar pemusnahan barang bukti dari tiga kasus Narkoba.

Sebanyak 22 gram sabu dihancurkan dalam Blender berisi air. sabu yang sudah larut dalam air kemudian dibuang.

Deni Okvianto menyebutkan, ketiga kasus itu termasuk dalam 26 kasus yang diungkap hanya selama Januari 2018. Polres Kampar telah menangkap 37 orang tersangka.

Selain sabu, pihaknya juga mengamankan Ganja seberat 468 gram. Belum termasuk sabu 28 gram dan 41 butir ekstasi yang diungkap Kepolisian Sektor Siak Hulu.

Merujuk data di atas, Kepolisian hampir setiap hari mengungkap kasus Narkoba di Kampar. Ini menandakan maraknya peredaran Narkoba di Kampar.

Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP. Asdisyah Mursid menyebutkan, pemusnahan dilakukan hanya terhadap kasus dengan barang bukti sabu melebihi 5 gram. sabu disisakan untuk uji laboratorium dan keperluan persidangan. (*)

Tags
Narkoba
BNN
Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help